Dendam Softlens

"Aku suka banget sama anak kecil. Apalagi kalau balita gitu.. Imut imut menggemaskan deh"

Pengakuan tadi dituturkan oleh mantan pacarku, ketika datang ke rumahku dan melihat keponakanku yang berumur 15 bulan tengah asyik mondar mandir mengganggu kami. Aku sempat takjub, pemikirannya sangat bertolak belakang denganku, yang notabene sama sekali anti anak kecil. Yea, aku memang gak suka anak kecil, hmm apalagi balita gitu. Kalau bayi yang masih diem di di gendongan itu sih ya aku masih berminat. Tapi BALITA? Obsesi terbesarku adalah, MENCARI SUAMI YANG KEIBUAN. Semoga Tuhan mewujudkan obsesi terbesarku. 

Sampai suatu ketika, Kak Fitri (anak sulung) menikah, kemudian beranak. Natasya Rizkya Khairani, begitu nama indah sang buah hati kedua pasangan Eddy Wardhana dan Fitriani itu. Usianya baru 15 bulan, dia adalah teman hidup sehari hariku. Apalagi di saat libur akhir semester seperti sekarang ini,frekuensi bertemu dengan anak itu jadi bertambah.

Tasya sering disangka bayi laki laki, dikarenakan kepalanya yang botak indah itu, yang tak kunjung ditumbuhi rambut. Perilakunya wajar seperti bayi kebanyakan, cuman dia masih belum bisa melafalkan kata kata umum seperti "mamah papah" secara baik dan benar. Menurut pengakuan Mamanya, itu dikarenakan si Tasya suka diperdengarkan lagu lagu barat mancanegara gitu. Lah, tuh anak emang suka kok lagu gituan. Katy Perry, adalah sosok idola favorit Tasya. Lagu California Gurls dan Firework sudah biasa terdengar di jam makan siang Tasya si bayi binal.

Terus, APA HUBUNGANNYA DENGAN JUDUL DIATAS??

Nah begini ceritanya. Di hari kamis meringis, aku kedatangan dua orang teman. Namanya Shela dan Nina. Mereka mainan di rumahku gitu, geje eh. Tiba-tiba perutku sakit serasa diremes gitu. Aku kenapa? Aku kenapa? Oh, ini bukan tanggalnya untuk datang bulan. Kayaknya maagku kambuh. Ajigilee.. sakitnya.. Aku gulang guling jumplaitan. Nangis kejar kejer meraung raung memanggil mama. Shela dan Nina menatap pilu, habis itu melanjutkan obrolan mereka.

Setelah dipijit oleh mamaku, otomatis aku berhenti menangis. Kok kepalaku jadi pusing ya ? Pandanganku jadi kabur gitu. Eh.. ternyata softlensku jatuh sebelah. Huaaaaaaa (perlu diketahui bahwa aku minus 7, dan aku males pake kacamata, softlens yang ku pake pun warnanya bening) Aku kalut galau cemas tiada terkira. Shela dan Nina malah kabur pulang ke rumah masing-masing. Jambannnnn

Eitts ga lama kemudian, Mama Tasya berteriak histeris, 

"Chaaaaa... ni nah softlensmu! Dimakan tasya!!"

Apa? Apa? Oh bumi, telanlah aku

Softlens tak berdosa itu kini robek hancur berkeping keping, di tangan Tasya si bayi binal yang liurnya ngences

Oh oh oh, alasanku semakinn kuat untuk tidak suka dengan anak kecil

Inga inga, jauhkan barang barang berharga anda dari bayi ini !!

You Might Also Like

1 komentar