Bikin Engas, Ini Dia 7 Blog yang Membuatku Mencapai Big O!

Bukan, ini bukan mau ngerekomendasiin blog-blog yang mesumnya melebihi hikayat es krim-nya Yoga Akbar Sholihin kok. Tenang, jangan gelisah karena takut imannya goyah dan akidahnya rusak. Atau... jangan kecewa apalagi marah karena ngerasa kena clickbait. Big O yang dimaksudkan di tulisan kali ini bukanlah puncak kenikmatan alias orgasme dahsyat sesungguhnya. Tapi.... sejenis itu sih. Kayaknya.

Pokoknya, membuatku merasakan sensasi kenikmatan dan kepuasan pas selesai bacanya. Membuatku merasakan hasrat yang membara buat ngebacanya dari awal sampai habis. Membuat mataku rela tergenjot sampai lelah oleh tiap kalimat demi kalimat yang ada di blog-blog yang bakal aku bahas ini. Terus yang terpenting, bikin aku ketagihan buat bacanya lagi dan lagi, seolah minta satu dua ronde tulisan lagi. Atau bangkenya, tulisan yang udah tersaji di blog-blog tersebut masih terasa kurang panjang dan bikin nggak rela berakhir. Udah kayak gadun yang bayar untuk short time, malah pengennya pelayanan long time.

NJIR. INI AKU UDAH LAMA NGGAK NULIS BRUTAL, JADINYA GEMETERAN GINI FAK. HUHUHUHU.

Yaaaa intinya, aku mau nyeritain soal blog-blog favoritku dalam rangka proyekan WIRDY. Terus karena aku fetish sama angka 7, maka aku memilih buat masukin 7 blog di tulisan ini. Huehehehe.

Tadinya sih mau pake kalimat, 

“Karena selama aku hidup di dunia blog, aku belum pernah dapat tawaran buat nulis postingan berbayar alias ngiklan di blog, maka izinkanlah aku buat mengiklankan blog-blog berikut ini.”

TAPI YA TADI. Karena aku belum pernah dapat tawaran buat begituan, jadi aku nggak tau gimana caranya nulis tulisan ngiklan. Selain karena belum punya pengalaman, pengetahuanku akan itu juga ditunjang dengan kebiasaaanku yang kalau tiap ketemu tulisan yang ngiklan banget, nggak softselling istilahnya, aku langsung close tab. Menurutku itu lebih baik daripada maksain baca dan komen, apalagi ngeluh-ngeluh soal tulisan jenis itu. Huhuhuhu.

Langsung aja, berikut 7 blog yang beruntung (atau mungkin bisa jadi sialnya) yang jadi favoritku dan aku yakin bisa jadi favorit readers jaman now.



Pemilik blog ini adalah seorang pria fantastis asal Bandung bernama Agia Aprilian. Diksi-diksi yang digunakan Agia dalam blognya mantep-mantep dan ‘Agia’ banget. Contohnya yaitu cees, anjis, dan cesan Mito. Agia curhat dengan gayanya sendiri yang nggak ngebosenin dan bikin kita tertarik buat menyelami kehidupannya. Tulisannya bikin ketagihan buat dibaca. Kalaupun galau, juga galau yang ‘berkelas.’ Kelihatannya nggak menye-menye gitu. Contohnya ada di tulisannya yang berjudul Ironi Dalam Keterasingan (Bohong).

Galau dengan gaya yang berkelas sekaligus berkelas dalam mencela diri sendiri. Agia tanpa sensor bercerita soal mantan dan calon suami mantannya (yang sekarang udah jadi bapak dari benih yang dikandung mantannya itu) di tulisan yang berjudul A Tribute To Her. Kayaknya passion Agia memang di bidang mencela deh. Dia juga suka mencela orang lain. Mulai dari sahabatnya sendiri sampai rekan sesama blogger. Celaan buat para teman blogger cukup terselubung, yaitu di tulisan Aneka Ragam Pria Berdasarkan Player Roles Football Manager

Tulisan bedebah itu sampai memancing amarah dari Kang Rido Arbain.



Ckckckck.

Kesimpulannya, blog Agia itu nyenengin dan ngeselin di saat bersamaan. Kepribadian Agia juga berbanding lurus dengan blognya. Seenggaknya itu yang aku rasain waktu nge-BF (Baperin Film) High Fidelity bareng dia beberapa waktu yang lalu. Agia ini unik pokoknya. Try him!




Di dalam fantasi liarku, pemilik blog ini adalah guru Fisika yang punya gaya ngajar asik. Guru Fisika yang punya pesona menggigit dan care sama para muridnya. Hawadis, atau bisa dipanggil Haw, suka ngebaperin ilmu-ilmu Fisika di blognya terus dikaitkan sama fenomena sekitar. Entah fenomena yang lagi rame diomongin di medsos, fenomena keresahan kids jaman now, sampai fenomena obat kuat untuk “bertahan hidup.” 

Dia juga memperlakukan para pembacanya selayaknya teman dekat. Berilmu, peka, dan mesum terselubung. Kalimat itu bisa mewakili kepribadian blog ini. Mungkin juga kepribadiannya Haw. Tapi aku yakin sih kalau Haw memang mesum, gara-gara pernah nge-BF The Mermaid sama dia. 

Kalau diibaratkan genre film, blog Haw ini genrenya science fiction kali, ya. Ilmu sains yang diramu sedemikian rupa terus jadi fiksi, yang seolah cuma dia aja yang bisa bikin. 

Selain berbakat nulis fisika-fisika, Haw juga berbakat nulis flash fiction. Tulisannya menggemaskan! Bikin betah! Bahkan flash fiction-nya Haw berpengaruh besar bagi pergerakan tulisan Yoga Akbar Sholihin. Tulisannya yang berjudul Lelaki Penjual Es Krim adalah cikal bakal lahirnya seorang Yogaeskrim

Terus menurutku, Haw harus bertanggung jawab atas lahirnya komentar di tulisannya Yoga itu. Komentar yang ini:

HAW DAN YOGA PERUSAK GENERASI MUDA!

Tapi tulisan fiksi Haw nggak cuman soal kalem-kalem mesum sih. Tulisan-tulisan fiksi yang lain bikin gemas-gemas kesel. Salah satunya yaitu Jangan Pulang Petang. Gambar di bawahnya bikin kesel. Tapi tetap bikin kesel gambar di tulisan terbarunya Yogaesce sih. Yoga jorok!

Aku sempat nyesal kenapa baru tau tulisan-tulisan fiksi lamanya Haw. Tulisan fiksinya yang paling aku ‘sesali’ yaitu berjudul Aku Bingung Dengan Anakku.

Dari situ aku tau kalau Haw suka dan berbakat nulis fiksi karena...

Rahasia di balik keindahan fiksi Haw.

Analisis yang bajingak. Gelak!




Reyhan Ismail, nama pemilik blog ini. Biasa dipanggil Rey. Blogger yang senang jika difitnah sebagai kembarannya Herjunot Ali. Aku ngefans sama gaya tulisannya yang jumawa-jumawa merendah. Songong sekaligus rendah hati. Karena itu aku suka manggil dia dengan sebutan Mr. gRey. Fifty Shades of gRey.

Dia bilang dia adalah beta male (setingkat di bawahnya alpha male kayaknya deh) yang fokus melecehkan nama baik mantannya. Padahal di blognya, dia suka melecehkan nama baiknya sendiri dan merendahkan harkat dan martabat teman-teman dekatnya. Pelecehan akan dirinya yang bakal selalu terpatri dalam ingatan adalah pelecehan di tulisannya yang Menjadi yang Terhina di Grup Werewolf Telegram. Bikin ngakak sampai klimaks!

Aku ngerasain multiple orgasm ngakak pas baca tulisannya Rey yang Karena yang Spontan Itu Memalukan. Aku jadi bener-bener pengen ketemu Rey sekaligus teman-temannya. Pasti hidupku penuh dengan kenistaan yang bajingseng. Sayangnya Rey sekarang udah jarang update. Padahal aku kangen tulisan Rey yang sejauh ini selalu bikin ngakak sampai aku harus nutupin mulut pake jilbab tiap bacanya. Buat nahan ketawa, soalnya bacanya seringnya pas di kantor. Begitu juga pas aku ngebahas film absurd yaitu Swiss Army Man sama dia. Kayaknya Rey benar-benar memegang prinsip hidup yang berbunyi, 

"Daripada menistakan agama, lebih baik menistakan diri sendiri."

Tapi biarpun ngerasa bangga dengan kenistaannya, Rey ini nggak ‘pantas’ buat ngerasa nista sih. Rey punya banyak penggemar karena tulisannya di blog.

Berikut barisan fans militan Reyhan:





Wow! Amazing Mr. gRey. Memikat hati para lubangan maupun batangan.



Di saat Wulan masukin blog ini di daftar blog-blog favoritnya karena terpaksa, kalau aku karena sebagai balas budi aja sih. Soalnya Yoga Cahya Putra, empunya blog bangsat ini, pernah masukin blogku di postingannya yang INI. Huahahahaha.

EH ENGGAK DING. Dengan berat hati aku bilang kalau aku suka sama tulisan yang ada di blog ini. Jujur, aku jarang tertarik baca tulisan keseharian. Tapi begitu baca tulisan Yoga, aku ngerasa betah. Tulisannya ngalir dan mencerminkan dirinya yang nggak bisa serius. Bercanda mulu anjer. Kalau diibaratkan film, tulisan Yoga yang berupa kesialan dan kenestapaan hidupnya itu kayak film-film sejenis The Hangover, 21 & Over, dan American Pie. Yap. Film-film yang 'dekat' dengan kemesuman itu. Mhuahahaha. Kemesuman Yoga kelihatan jelas di tulisannya yang Seandainya Bukan Sepatu Kaca. Semesum apakah Yoga di situ? Baca sendiri, jok!

Oh iya, Yoga juga mesum dengan mengabdikan dirinya sebagai pemuja fake taxi garis keras. Dia pernah nyeritain itu dengan gamblang di postinganku yang Nge-BF Bareng Yogaesce: Antara The Dictator dan Fake Taxi. 

Belum cukup dengan mesum, Yoga identik dengan kejadian-kejadian yang ngerugiin dirinya sendiri tapi bikin ngakak yang baca. Bikin yang baca pada mikir,

“Ya udah, Yoga gini aja terus. Sial aja terus-terusan biar makin bikin ngakak onlen.”

Bisa dibilang, kesialan dan kebrutalan hidupnya itulah yang bikin blognya ngangkat. Hidupnya Yoga memang brutal sih. Eh, kelam lebih tepatnya. Karena wajah mesumnya, Yoga pernah disangka mau beli test pack padahal mau beli test urine buat test narkoba. Bokong Yoga udah nggak perawan lagi karena harus ditusbol pas tes kesehatan. Parahnya, Yoga pernah mengambil hak milik orang lain berupa lemper. Kepunyaan Pak Rustam, guru di tempat dia magang mengajar. 

Kelam banget aslik. 

TERUS AKU KETULARAN SIAL, BAJINGAAAAAAK. Hidupku ikutan kelam. Waktu mau kopdar sama dia di Balikpapan beberapa waktu lalu, rencanaku buat ke pantai batal gara-gara hujan. Sialan bener. Bikin aku mikir ah-ini-pasti-gara-gara-ada-agenda-buat-ketemu-Yogaesce-nih. YA ALLAH AKU SALAH APA SAMPE AKU KENA SIAL JUGAAAAAA. INI YOGA BISA NGGAK SIH SIAL SENDIRIAN AJAAAAAAA. :(((

Aku jadi mikir kalau Yoga memang ditakdirkan buat nulis cerita-cerita tentang kesialannya. Soalnya pas dia nulis tulisan tutorial yang berjudul Tutorial Agar Putus Dari Pacar (Bagi Pemula),  yang diharapkan bisa membantu banyak orang, lah malah dapat komen begini:



Sedih sih itu. 

Tapi lebih sedih ini sih. Pas Yoga nulis soal acara wisudanya, ada komentar muncul di tulisannya itu. 

Ketika Yoga dipertanyakan masa depannya oleh anak SMP


Sedih terharu sih. Ada yang perhatian banget sama Yoga sampai nanya kayak gitu. Uwuwuwuwuwuwu~ 



Setelah rahang dibikin pegal linu karena kebanyakan ngakak, aku butuh pencerahan agar nggak terjerumus ke lembah hitam blog-blog di atas terlalu lama. Aku menemukan secercah harapan dan setitik cahaya kebenaran di tulisan Bayu Rohmantika Yamin.

Tulisan Bayu itu padat, peka, dan bijak. Tipe-tipe tulisan yang bisa membuat kita merenung lama lalu senyam-senyum bahagia. Memancarkan aura positif. Bayu ngebahas hal-hal berat yang hebatnya-dia-kok-bisa-kepikiran-terus-bisa-mewakili-perasaan-para-pembaca. Ditambah lagi dengan rekomendasi lagu di setiap postingannya. Ngebuat blog Bayu jadi berbeda. Ibarat genre film, tulisan Bayu udah kayak drama keluarga, drama coming-of-age, dan drama musikal digabung jadi satu. Aku sukaaaaa! 

Aku jadi ngebayangin betapa serunya kalau aku digauli Bayu. Eh maksudnya, ketika bergaul sama Bayu. Nongkrong di suatu tempat yang nyaman sambil sama-sama memaknai hidup. Bayu pasti jadi teman diskusi yang asique. 

Bayu suka dengerin lagu pas nulis blog. Referensi musiknya pasti banyak banget. Musik udah jadi nafas buat dia. Seperti yang pernah dia bilang di tulisannya yang Kebiasaaan Saat Menulis di Blog dan Blogwalking

“Musik selalu menjadi pilihan utama untuk membangkitkan semangat menulis, sehingga saya selalu menetapkan satu lagu tertentu untuk didengarkan terus-menerus selama proses menulis. Pada masa-masa awal menulis di blog, saya menganggapnya hanya sebagai selingan belaka. 

Lama kelamaan, itu menjadi sebuah kebiasaan dan kebutuhan. Saya merasa sulit menuangkan kata demi kata jika tidak mendengarkan lagu favorit.”

Pas baca itu, aku jadi bernafsu buat teriak,

"YA ALLAH BAY. KAMU NGGAK SENDIRIAAAAAN!" 

Yups. Aku nggak bisa kalau nulis nggak sambil dengerin lagu. Aku nggak bisa nulis di keheningan. Pikiranku pasti kemana-mana kalau hening. Pas nulis review, aku dengerin soundtrack dari film yang pengen aku bahas. Aku pilih satu lagu dan aku dengerin sampai gumoh. Kalau nulis curhatan, aku biasanya pilih lagu yang sesuai sama apa yang aku curhatin. Pas curhat di tanya jawab bersama Pelacur Kata kemarin, aku dengerin The Scientist, Fool's Gold, dan Jaran Goyang berulang-ulang.

Bayu juga punya kebiasaan suka komen panjang melebihi panjang syarat yang ditentukan petinggi komunitas Blogger Energy (harus panjang kira-kira tiga paragraf, setauku sih gitu). Bahkan kebiasaannya itu 'menular' ke para pembaca. Rata-rata yang komen di blognya Bayu, pada panjang gitu. Salah satu pembaca yang tertular, bahkan terhipnotis, yaitu: 

Pange saja sampai terhipnotis.

Memang nggak bisa buat nggak komen positif sih kalau udah main ke blognya Bayu. Tulisan-tulisan Bayu bisa dibilang sebagai lahan bercocok tanam pemikiran-pemikiran liar akan dunia dan ladang berkontemplasi. Terus kita bisa memanen banyak semangat dan aura positif dari blognya.



Nah, kalau ini blog yang membahas film. Dikelola oleh dua orang yang terdiri dari Tommy Surya Pradana dan Bunga Maharani. Cuman sepertinya, Tommy yang lebih aktif mengisi konten di blog ini. Aku jatuh cinta sama ulasan yang ditulis Tommy dari awal aku baca –sekitar tahun 2016 kalau nggak salah- sampai sekarang. 

Tulisannya yang paling nge-hits adalah berjudul 9 Film Keluarga yang Paling Disturbing dan Menjijikkan. Dari situ aku kenal film Dogtooth dan jadi ngefans sama Yorgos Lanthimos, sutradara film itu. Dari tulisannya yang berjudul 7 Film Terbaik Untuk Pria-Pria Pecundang Asmara, aku jadi tau banyak film-film bajingseng kayak Annie Hall dan Ruby Sparks. Selera film Tommy taik banget! AKU SUKAAA!

Kalimat demi kalimat di review yang ditulis Tommy sungguh bersahabat dan dekat sama kehidupan sehari-hari. Aku senyam-senyum pas baca tulisannya yang berjudul 7 Film Dengan Ending yang Menyebalkan. Terutama di kalimat ini,

“Anak-anaknya berhasil ditemukan, memang, walaupun dalam kondisi yang buruk. Tapi bukan itu masalahnya, karena ada hal lain yang akan bikin kalian geregetan dan mengutuk sutradara film ini “Kurang Ajar” sebagaimana kita mengutuk gebetan yang telah meninggalkan kita.”

Bikin aku mikir...

EMANG BOLEH YA NULIS REVIEW FILM PAKE BAWA-BAWA PENGALAMAN PRIBADI?

Eh ternyata boleh. Sah-sah aja. Waktu itu aku mikirnya, review film harusnya kaku dan formal. Huhuhuhu.

Tulisan favoritku adalah pas Tommy mengulas film In The Mood For Love. Karena dia. aku nonton film yang aku pikir bakal membosankan itu. Tommy mencurahkan rasa cintanya yang besar pada film itu melalui tulisannya. Tanpa harus nulis berlebihan. Minimalis tapi manis. Kayak filmnya itu sendiri. 

Ulasan-ulasan yang ditulis Tommy jadi pemicu kenapa aku berani buat melabeli diriku sebagai blogger baper yang kerjaannya suka nulis ulasan film disertai curhatan. Bisa dibilang, Tommy adalah salah satu sumber inspirasiku buat nyeritain film yang aku suka sambil curhat. Buat mencintai film tanpa harus dicintai balik. Seperti prinsipnya dalam mencintai film. 

Sama kayak Haw, Tommy meng-update tulisannya sesempatnya. Dikarenakan sibuk pacaran. Huahahaha. Eh enggak. Karena sibuk kerja. Kayaknya. Tapi belio tetap meng-update review film di akun Instagram @distopiana . 

Kuy follow ya, gaes! Banyak rekomendasi film ena ditonton di sana!



Ini juga blogger yang mengulas film. Ulasannya mendalam dan pake perasaan. Dia benar-benar peka sama film yang dia ulas. Perasaannya akan satu film bener-bener bisa dia deskripsikan dengan baik. Terus bikin aku ngerasa sotoy dengan bilang kalau seleraku dan seleranya banyak yang samaan. Aku juga suka ngerasa stress kalau nonton film yang menegangkan secara psikologis daripada nonton film bacok-bacokan bantai-bantaian sodok-sodokan dari belakang (diperkosa dengan doggy style itu cukup serem, kan?). Sama kayak Mbak Niken ini. 

Aku ngerasa terarah kalau udah baca tulisannya Mbak Niken. Hmmm gini, dulu aku pernah ngerasa bingung soal apa yang ngeganjel dari Suicide Squad. Terus akhirnya aku baca review Mbak Niken dan nemuin ini.

“Suicide Squad adalah tentang sekumpulan orang jahat, tapi tampaknya David Ayer tidak tahu gimana sesungguhnya watak orang jahat. Oke, mungkin yang Ayer lakukan adalah mencoba menimbulkan simpati penonton agar bisa memahami para protagonis di sini, namun cara yang ia lakukan di sini berlebihan. They're bad people, but they're just like drama-queen.” 

NAH ITU! Bikin aku paham kalau Suicide Squad jeleknya di situ. Grrrr.

Di review Dunkirk-nya, dia seolah mempengaruhiku buat nggak nonton Dunkirk dengan alasan-alasan logisnya. Tapi seharusnya aku ngebuktiin sendiri sih dengan nonton filmnya. Cuman gimana ya.... aku udah terlanjur percaya gitu sama apa yang ditulis Mbak Niken. Berbekal satu selera, sama-sama baperan, dan ya itu, kami sama-sama lubangan. Hohohohoho. 

Pengaruh tulisan Mbak Niken paling fatal sebenarnya ada pada review The Stanford Prison Experiment. Gara-gara baca dan nonton film yang direkomendasikan, AKU JADI PUNYA HASRAT YANG MENDALAM SAMA EZRA MILLER. Bajingak tengik. Terpaksa deh aku harus menduakan Paul Dano. Huhuhuhuhu. 



Yash. Itulah 7 blog yang bikin aku berhasrat buat buka dasbor dan ngedapatin kenikmatan sehabis membacanya. Hasrat tiap orang beda-beda. Hasratnya Yoga bisa dibaca di SINI. Wulan di SINI. Robby di SINI. Darma.... Darma sibuk kasmaran sama Baby Driver. Tauk kapan mau nulisnya. Huhuhu. 

You Might Also Like

25 komentar

  1. Sudah lama gak mapir ke blog ini, baru baca satu paragraf udah ngumpat 5 x. Baca sampe no lima kesimpulanya lima blogger di atas mesum semua.

    yang no 7 sama2 berlubang, lah semua juga berlubang cha!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Huahahahahaha taik ah Azis. Itu umpatannya diiringi dengan istigfar supaya mantep, Zis.

      KESIMPULAN DIJAGA!

      Oh iya ya. Hehehe. Lubang telinga, contohnya.

      Hapus
  2. Baru tau ada komen Attar yang nanyain masa depan Yogaesce."Keputusan lo udah bulat belum?" 😂

    BalasHapus
  3. wkwkwk leh uga kayaknya empat blog teratas buat menghibur diri dikala malam minggu tiba. 😂

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mhuehehehehe. Silakan dibaca empat blog teratas, Kakaaaaaaak~

      Hapus
  4. sayangnya bang agia sekarang menghilang dari peredaran di saat aku kembali ke jagad perbloggingan. gak jodoh :'(

    anjis Haw masuk lagi disini. benar-benar idola semua umat wirdy. btw cerpennya yang es krim itu emang bangsat. bisa-bisanya istri diberdayakan. hah!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Duh Mayang jangan sedih :( Itu untungnya Agia dah nongol lagi berkat setiap doa malam kamu. Yuhuuuuuuuu~

      WKAKAKAKAKAKA IYA NIH HAW LARIS MANIS BANYAK PEMINAT DIOBRAL JUAL MURAH DISKON GEDE-GEDEAN. Tuh kan bener. Bikin kesel blingsatan aja kan pas baca cerpen laknat itu. HAH!

      Hapus
  5. Terima kasih atas proyek promoin blognya, nanti nomor rekeningnya kirim melalui email ya~

    Tulisan Rey kadang bikin mau mengumpat sih wlao sebagian besar tulisannya penuh kepekaan terhadap lingkungan. Kalo blognya Bayu Rohman, saya nggak bisa komentar dengan lepas, malah saya seringnya nggak komentar, ikut merenung aja. semua sifat jelek saya seolah sirna, padahal komentar saya terlahir dari sifat yg sirna itu. xD

    saya penasaran dgn keadaan Dek Attar sekarang. Beliau sungguh anak yang peduli sekali dengan masa depan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ahahaha...

      yuhuuu.. templattenya bagus dna ringaaannnn... mau bet kek gini loadingnyaaaa.. Junjungan emang keren, list blognya mesti ditambahain ini.

      Hapus
    2. Berkat komentar Attar, aku malu sekaligus takut menulis mesum yang keterlaluan lagi. Malu kalau nanti udah punya anak, terus dia baca. Lalu takut merusak moral generasi muda. :(

      Hapus
    3. KOK INI RAME SIH. HAHAHAHAHAHA.

      Sama-sama, Haw. Ntar aku kirimin nomor ukuran sepatu sama nomor ukuran bra juga yaaaa~

      PENUH KEPEKAAN TERHADAP LINGKUNGAN BIJI LU TERBANG! Eh tapi iya juga sih. Rey pernah ngereview air putih ya kan. Ntap lah.

      Hmm pantesan ya. Kalau komennya, komennya tampol-able banget anjir.

      Sepertinya Dik Attar baik-baik saja, Haw. Bener, dia peduli banget dengan masa depan. Masa depannya orang lain pula. Ckckckckck. Kalau kamu pengen peduliin masa depannya dia juga, bisa cek dia di akun Instagram @muhammad_attar26 . Yuhuuu~

      Hapus
    4. Mayang: WKAKAKKAKA TERCYDUQ YA DIA, MAY.

      Haw: Makasih ya, Haw! Huahahahaha tak perlu ditambahkan. Karena kayak kata Wulan, junjungan sudah selalu di hati kita.

      Yoga: Mhuehehehehe. Komen Attar itu bentuk kepeduliannya dia sama kamu, Yogs. Attar ternyata memberi pengaruh yang besar bukan cuma ke Yogaesce, tapi juga ke Yogaeskrim, ya.

      Hapus
  6. beberapa udah tau blognya, dan sebagiannya lagi belom.
    yg lu sebut blogger mesum, cowo-cowo aja ya, ca. yg blogger cewe mesum selain elu, ga ada ya, ca?

    yg attar itu beneran masih smp? gue kirain fotonya itu, foto anaknya. wah, ternyata salah dugaan gue selama ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. KOK KOMENMU BANGSAT SIH, ZI.......

      Auk ah. Auk. Auk. Auk. Auk. Auk. Auk. Auk. Auk. Auk. :(

      Mhuahahahaha bajingak. Kamu sungguh lugu. Itu fotonya dia sendiri woy! Akhirnya sekarang kamu tau kan kalau Dik Attar itu masih ranum dan mungil. Yuhuuuuu~

      Hapus
  7. kalo aku mah blogmu, Cha. kereng bener tulisan-tulisanmu. hahaaa
    lama nih gak berkunjung kesini,

    kalo blog Agia, emang mantep. itu yang aku tau. lainya gak tau, belum pernah berkunjung. eh kalo yoga udah ding.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Duh si Adi. Sekali nongol langsung muji-muji aja. Mhuahahaha, Makasih yaaaa!

      Silakan berkunjung ke blog lainnya dongs biar makin mantep~

      Hapus
  8. Tadinya mau masukin Kang Son Agia. Aaaah, dia itu selalu punya karisma setangguh Nella Kharisma. Eh gimana?

    Blognya Bayu itu isinya panjang, tapi nggak kayak dipanjang-panjangin. Padat dan berbobot. Bagus banget lah, kayak filsuf.

    Dek Attar gemesin banget pertanyaannya. Coba diajak BF dong, Kak Icha. Oh iya, template baru nih. Jadi lebih seger. Foto about me-nya cakep.

    BalasHapus
  9. Wah templatenya bau, eh baru :D

    4 dari 7 blog diatas, emang menginspirasi banget buat blogger newbie seperti saya, mereka punya stylenya masing-masing, tapi anehnya gaya bahasa mereka enak buat dibaca.

    Terlepas kalo dulu blogger lebih fokus ke tampilan websitenya kalo sekarang lebih simpel dan fokus ke tulisan *loh.

    Semoga suatu saat nanti bisa punya style nulis sendiri dan bisa dibaca oleh manusia, btw blog ini juga menginspirasi apalagi banyak review film bagus tapi mendem di pasaran yang akhirnya bikin saya tahu, lanjutkan!

    Terima kasih.

    BalasHapus
  10. Lagi2 gak ada nama blog idola q di sini. :(

    Tolong ya jangan rusak citra gue sebagai blogger polos. ITU APAAN WOY HIDUP KELAM.

    Btw, makasih sudah dimasukin di list ini walaupun merusak citra gue. :(

    BalasHapus
  11. Cih, nomer 4 itu papaan seh. Harusnya itu diapus aja cha, ganti dgn blog panutan kita semua. Huahahaaa

    Ga ding.

    Bang Haw memang blog favorit WIRDY ya. Mantap. Btw, aku juga lupa nulis di blog kalo bg Haw sebenernya rada mesum juga. Tapi mesumnya masih halus. Wkwk.

    kayak ada yang baru neh. CIEEEH TEMPLATE BARUUUUU
    Adain syukuran dalam bentuk giveaway dong kaka~

    BalasHapus
  12. Aduh anjir imanku mendadak goyah begitu baca pertanyaan "keputusan lo mau kerja udah bulat belom????"

    Setuju, blognya si capung emang seru. Gaya penulisannya minimalis, menurutku. Enggak banyak bertele-tele. Dia juga gak pernah nulis deskripsi yang mubazir. Blog si reyhan, haw, dan yang lainnya juga keren. Mantap, kakak ipar! Ya walaupun blog agia aprilian sebenernya enggak layak masuk, tapi makasih udah dimasukin, cha.

    Love you, Nanda.

    BalasHapus
  13. Baru sempet comment nih Cha.

    Wow, ada nama gue di daftar. Hehe. Makasih banyak nih ampe diulas kayak gitu, bahkan ampe ada screenshot komentarnya Heru segala (gila, lo masih inget pula, gue aja ampe lupa itu ada di postingan yang mana, haha).

    Baca ulasan lo bikin gue senyum-senyum sendiri, ngga kepikiran bakal dituanginnya kayak begitu. Alhamdulillah kalo tulisan gue dianggap demikian. Ah ya, itu yang tentang nongkrong ngebahas makna hidup oke juga tuh, hehe. Kalo masalah musik, ya keliatannya emang musik udah jadi nafas buat gue. Ngga tahu kenapa, kalo nulis ga diiringin musik tuh rasanya hambar. Bahkan untuk BW kayak gini pun gue tetep butuh musik. Kadang malah suka lama ngebuang waktu buat milih musik apa yang oke didengerin pas nulis postingan, ujung-ujungnya nulis cuma satu paragraf doang.

    Haha. Samaan berarti kan kita. Gue juga ga bisa nulis di keheningan. Yang ada kalimatnya ga ngalir lancar, malah terbengkalai gitu aja. Wah, kalo masalah comment di blog, ya karena prinsipnya sama-sama "nulis", jadi ya tuangin aja apa yang ada di kepala. Kalo kebetulan jadinya panjang, ya karena emang ngerasa antusias ama isi artikel yang dibaca :D

    Pemilihan kata-kata lo itu emang keren dan menghipnotis, Cha. Gue termasuk tipe bloger yang terbelakang dalam urusan BW, so makasih rekomendasi blog lainnya. Blognya Haw emang keren kok. Gue juga suka tulisannya.

    BalasHapus
  14. Kalo gua harus buat postingan dengan konsep yang sama, mungkin blog ini masuk ke salah satu daftarnya. Pemilihan diksi lu kurang ajar cha! Kemesuman yang selalu disandingkan dengan unsur lain bikin blog ini lolos razia Kemenkominfo. Bajingseng!

    BalasHapus