Sabtu, 26 Desember 2015

Kahaani: Kenali Dulu Baru Nikahi

Di saat ada personal blogger, fashion blogger, movie-review blogger, travel blogger, food blogger. Ada satu spesies blogger lagi, yaitu baper blogger. Dan itu aku.

Geli-geli basah sih buat ngakuinnya. Tapi memang iya, aku orangnya baperan. Apapun yang dilihat dan didengar, disangkut-pautin sama perasaan sendiri. Dengerin lagu mellow sebentar, sudah baper. Nonton film drama Thailand, baper juga. Pas ngeliat Sasha Grey di MV Space Bound-nya Eminem, bawaannya pengen ngejerit, 

“Huaaaa!!! Itu kan porn star favoritnya si Zai. Aaaaakkk jadi ingat dia kan!!”

Habis itu nyemilin tissue. 

Mungkin karena itu, aku nggak punya bakat buat jadi movie-review blogger. Lalu lahirlah pendapat di bawah ini, kira-kira sebulan yang lalu. 

“Untuk review buku dan film jangan terlalu spoiler, Cha. Gue belum bisa, sih, cara review. Hmm. Baca review lu berasa bocor.”

Atas pendapat itu, aku ngakak-sengakaknya. Ngakak karena terima banget. Pendapat itu berkemungkinan besar bisa mewakili orang-orang, yang pernah baca postinganku, soal film atau buku.

Seperti yang kita tau, mengetahui spoiler dari sebuah film itu semacam bencana. Apalagi kalau film itu film favorit. Dan ya, aku sering menebar spoiler di postingan soal filmku. He he he....

Aku jadi ngayal, setiap yang baca review filmku, pada rame-rame menyumpah serapah trus close tab. Habis itu ngebanting laptopnya sendiri dan langsung harakiri, sambil bilang, 

“Dasar Icha sialaaaaan! Beraninya kau membeberkan jalan cerita dan endingnya! Aku lebih memilih mati saja daripada nggak jadi nonton film itu! Terkutuklah kau setan spoiler! Arwahku akan menghantuimuuuu!!!” 

Oke. Nggak segitunya juga sih. Tapi yang jelas pasti agak kesel. Dan aku punya alasan kenapa aku sengeselin itu. Karena tujuanku nulis soal film itu bukan kayak tujuan orang-orang nge-review film pada umumnya. Dari tujuan review film berikut ini, 

1. Memberikan informasi atau pemahaman menyeluruh tentang film itu, misalnya siapa para pemainnya, siapa para kru filmnya, apa genre filmnya, gimana penggambaran tentang film itu, dll.

2. Membangkitkan rasa penasaran, sehingga penikmat film dapat mempertimbangkan film tersebut apakah layak ditonton atau tidak.

3. Menumbuhkan minat untuk membandingkan antara pendapat sendiri dengan pendapat di review.

4. Mengajak penikmat film untuk menelusuri lebih jauh atau mendiskusikan film itu bersama-sama.

Nggak ada satupun yang jadi tujuanku. 

Tujuanku cuma pengen membagikan euforia sehabis nonton satu film. Euforia yang ternyata berujung spoiler. Huahahaha. Intinya, aku cuma pengen nyeritain kebahagiaan maupun kesedihanku habis nonton film itu. Nyeritain kebaperanku. Aku cuma pengen ngait-ngaitin film itu sama kehidupanku, yang aku rasa ada kemiripannya. Aku cuma pengen bercerita. 

Sungguh tujuan yang jauh dari kata mulia, dan nggak penting banget. Huhuhuhuhu.

Kali ini, aku mau cerita soal film lagi. Dan nggak bakal spoiler. Kayaknya. Insyaa Allah. 

Berhubung keuangan lagi mengalami masa paceklik, jadi aku bukannya nyeritain film Star Wars: The Force Awakens, Single, atau Negeri Van Oranje. Tapi film dari India, berjudul Kahaani. Film keluaran tahun 2012 yang bikin aku menyumpah serapah karena saking terpesonanya

Bercerita tentang Vidya Bagchi (Vidya Balan), seorang wanita hamil besar yang pergi dari London ke Kolkata, buat nyari suaminya yang hilang. 

Vidya Bagchi, ibu hamil yang cantik nan ayu.
Suaminya, Arnab Bagchi, menjalankan tugas di salah satu kota di India itu, dan mendadak menghilang tanpa kabar. Dibantu polisi muda bernama Rana (Parambrata Chatterjee), Vidya nyari keberadaan suaminya itu. Tapi anehnya, dicari di kantor tempat suaminya bertugas, nggak ada yang kenal. Dicari di tempat tinggalnya, nggak ada juga yang kenal. Semakin dicari semakin nggak jelas siapa itu Arnab. Yang ada, seseorang bernama Milan Damji. Seorang buronan IB (Intelegence Bureau), diduga merupakan otak dari teror gas beracun yang terjadi dua tahun lalu. Masalahnya pada Vidya, muka Arnab dan muka Milan Damji mirip banget. 

Vidya pun bertekad buat nemuin Milan Damji, supaya bisa nemuin suaminya. Tapi nggak mudah, karena data-data tentang Milan Damji dihapus. Juga ada pembunuh bayaran yang siap membunuh siapa aja yang jadi informan tentang Milan Damji, atau siapa aja yang kepo sama Milan Damji. Pokoknya nggak mudah. Apalagi dengan kondisi sang tokoh utama yang lagi hamil besar. 

Huuufh. Berhenti sampai situ nyeritainya, Chaaaa. 

Ternyata bukan cuma film yang dibintangi sama Shahrukh Khan, atau film komedi India kayak 3 Idiots dan PK, yang bisa membangkitkan hawa nafsuku buat nonton film India. Film mysthery-thriller dengan pemainnya yang aku belum tau sebelumnya juga bisa. Film ini nggak ada adegan nyanyi sambil joget-jogetnya. Nggak ada sama sekali. Yang ada, kejutan demi kejutan serta pertanyaan dari diri kita sendiri. 

Kenapa Arnab Bagchi menghilang gitu aja? 

Sebenarnya ada nggak sih yang namanya Arnab Bagchi? 

Trus Milan Damji itu siapa? 

Endingnya bakal gimana? 

Ntar ada adegan ciumannya nggak ya?

Pertanyaan-pertanyaan di atas berkecamuk di kepalaku pas nonton film ini. Awalnya aku baper waktu Vidya cerita kalau suaminya hilang. Nggak bisa ngebayangin, kalau aku di posisinya. Pas bunting malah ditinggal suami. Trus pas Vidya dan Rana mencari keberadaan Arnab, serasa lagi nonton Termehek-Mehek. Begitu pencarian mereka berdua semakin lama semakin nihil, aku langsung mikir. Kalau mau nikah sama seseorang, harus kenali dulu orangnya. Harus tau bebet, bibit, bobotnya, baru dibabat. Biar nggak bernasib sama kayak Vidya ini. 

Ya ya ya. Kahaani. Kenali dulu, baru nikahi. 

Begitu di ending, pemikiranku di atas soal film ini salah. Salah besar. Ending-nya kece sekali. Aku sukses ditipu sama film ini. Iya sih, namanya juga film, pasti menipu. Karena itu bukan kenyataan tapi dibikin seolah kenyataan, dan pemainnya cuma berakting. Tapi ini bener-bener menipu, menampar banget. Jauh banget dari perkiraan di awal. Nggak nyangka ending-nya bakal sesialan itu. 

Jadi, Kahaani itu bukan (sekedar) tentang kenali dulu baru nikahi. Kahaani sesuai artinya dalam bahasa Indonesia, yaitu cerita. Vidya membawa ceritanya, “My husband is missing.” Kemudian berlanjut dengan tokoh lain membawa cerita soal Milan Damji. Cerita tentang kebudayaan India yang unik. Lalu cerita yang benar-benar ceritanya, berada di ending

Dan karena film ini, aku jadi punya cerita sendiri. Cerita tentang betapa kagumnya aku sama ibu kayak Vidya Bagchi. Ketegarannya, ketabahannya, ketegasannya, dan keberaniannya bikin siapapun yang ngeliat bakal naruh simpati dan kekaguman. Itu semua nggak terlepas dari akting Vidya Balan yang total memerankan tokoh Vidya Bagchi, sampe menyabet piala Best Actress di The 58th FilmFare Awards. Balan menghidupkan tokoh Bagchi, yang digambarkan di film itu, mempunyai sifat seperti Dewi Durga dalam ajaran agama Hindu. 

Sebenarnya, aku nggak cuma kagum sama Bagchi aja sih. Tapi pada semua ibu di dunia ini. 

Terlepas dari agama, bukankah semua ibu itu kayak Dewi Durga? Bijaksana, cantik, dan memesona. Penuh kasih sayang tak terhingga sepanjang masa. Rela menjadi korban demi kesetiaan. Menjadi pembela kebenaran di tengah maraknya kejahatan. Berlindung di bawah naungan yang lebih kuat yaitu laki-laki, tapi bukan berarti nggak bisa jadi pelindung. 

Pffft. Entah ini bisa disebut movie review, curhatan nggak jelas, atau postingan dengan tema Hari Ibu yang telat.

Btw, Mamaku ke Banjarmasin dari hari Rabu. Entah kapan pulangnya. Semoga aja sih ingat pulang. Kalau Nanda nginap di rumah Kak Dayah, bukannya Kak Dayah beserta suaminya yang nginap di rumahku, rumah jadi kosong loh. 

Jadi, ayuk kesini. Jagain rumahku. Aku mau ke Banjarmasin juga rasanya. Tiba-tiba aku kangen Mama. 

44 komentar:

  1. Hahaha. LDR goals: bisa tahun pornstar favorit ppasangan.

    Btw, jadi penasaran sama film yang kamu ulas. Tapi nanti dulu ah, lagi mau namatin serial Heroes.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha. Bisa aja Bang Haris.
      Ciyeeee, nonton Heroes. Pasti mau ngeliatin si pemandu sorak yang bohay itu ya, Bang Har. *Emma Stone sotoy*

      Hapus
  2. jadi pingin nonton filmnya.
    baper blogger.. hmm.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di-download aja, Di. Huehehehe.
      Iya, kayaknya itu memang yang cocok buat aku :|

      Hapus
  3. Wah terus endingnya gimana? ada adegan ciumannya? huhuhaha :v
    Vidya perjuangannya luar biasa euy, lagi buntung tapi bela-belain nyari suami yang hilang, lagian si suami pake ilang segala, itu pasti waktu pacaran suka ilang juga. Aish kesel kalo pacar suka ngilang gitu ew *krik krik*
    Eh jadi Arnab itu sebenernya siapa? dia kembarannya Milan Damji atau itu emang Arnab? belum nonton filmnya jadi penasaran. Hueheue

    Rumahnya di bawa ke Banjarmasin aja, kalo bisa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hastaga ! itu bunting bukan buntung oi. Typo-_-

      Hapus
    2. Sayang sekali, tidak ada adegan ciumannya. Huhuhuhuhu :(

      Iya, Vidya keren banget. Yang waktu pacaran sih nggak diliatkan. Langsung nikah aja. Hohohoho. Lagi curcol ya, Noviyana Isyana? Huahahaha.

      Hmm... kasih tau nggak ya. Pokoknya nggak disangka deh. Aku juga mikirnya Milan itu kembarannya Arnab, ternyata..... gitu deh. Nonton aja. Ntar kalau udah nonton kasih tau aku ya kesan yang didapat :D

      Takut kaki jadi pegel trus buntung kalau dibawa, Nov :(

      Hapus
  4. ada inspektur vijaynya engga?
    wah boleh tuh film thriller, pasti ada adegan gorenya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha. Sayangnya sih nggak ada :D
      Cuma adegan nembak orang aja sih. Ayok ditonton :D

      Hapus
  5. Wah ada-ada aja ya "baper blogger" apa secara nggak langsung gue udah termasuk ya. Btw, filmnya kayaknya bikin greget ya hahaha :D udah muncul kah di tv?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya nih, Fa. Kayaknya cuma itu yang tepat buat aku :D Eh kamu juga baper blogger? TOSS!

      Sayangnya sih belum :( Mudahan tayang di TV ya. Hoho.

      Hapus
  6. Wah keren ya kak. Jadi pengen nonton hihi
    kakak nyeritain aja udah seru apalagi nonton langsung
    dibawa pake mobil derek aja rumahnya kak biar kakinya gak puntungšŸ˜…

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah kalau ada yang berminat buat nonton :D

      Hehe. Saran yang bagus deh, Dea. Makasih yaaa. Apalagi kalau dereknya itu Derek Sanders. Guanteng. XD

      Hapus
  7. Film India satu-satunya yang pernah gue tonton sampe abis ya cuma 3 Idiots. Kocak filmnya, apalagi endingnya. Beuh, bikin semangat belajar.(Anak sekolahan butuh semangat kayak gue gini)

    Kayaknya problem utama Kak Icha ada di menceritakan semuanya. Mending, saran gue, kalo mau nge-review film jangan nonton bagian ending. Nah... kan endingnya nggak bakal tau. Jadi nggak ketulis di review deh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, keren banget endingnya. Nggak terduga. Memang, Rob. Film itu memacu semangat buat rajin mencapai cita dan juga cinta. Aal iz well, aal iz well~

      Yap. Bener sekali. Tapi.... tapi.... sarannya kok kampret gitu ya?! Yaudah deh aku coba.

      Hapus
  8. Jadi, review film macam apakah ini.... Btw, ada tojoh anjeli nggak? Halah...

    Baper blogger? Bisa ca bisa....
    Baper blogger mesum juga lebih tepatnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hmm. Review film baper, Wahyu. Nggak ada sih. Kamu aja bikin sana, film India tokohnya Anjelita sama Jubaedah :p

      Sialaaaan. Makasih ya. Jujur banget kamu. Suka deh :|

      Hapus
  9. Wah aku kok jadi penasaran ya :D padahal udah lama gak jadi maniak film..
    harus diburu nih .. Hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah ada yang penasaran. Mudahan nggak jadi arwah penasaran ya, Mas Eksa. Eeh. Maap. :(

      Hehe. Ayok ditonton~

      Hapus
  10. Kadang memang suka excited cerita film yang sudah aku tonton ke temen temen aku yang lagi nonton. Akhirnya aku diomelin :(
    Ga kebayang deh mak mak bunting nyari suaminya begitu. Itu genrenya action kan ya? Kalau Vidya lemah macam aku, mungkin dia udah brojol di awal pencarian :(

    Heran juga sih kalo orang nekat nikah tapi gatau bibit bebet bobot babat............... hmm soto babat kayanya enak. Emaap. Nah kalau suaminya hilang kan bingung jadinya mau kemana.

    Jadi, kelanjuannya bagaimana? Spoiler dong, males nonton nih :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bahahahahaa. Alhamdulillah ada temannya. Ternyata bukan aku aja sendiri yang kelewat excited :D

      Hmm. Misteri gitu, Nis. Genre film detektif juga bisa. Ada actionnya sih. Pas tembak-tembakan (bukan tembak nyatakan cinta gitu ya).

      Samaaaa. Aku juga bakalan brojol di tengah jalan kalau jadi Vidya. Ciyeee. Laper ya, Nis? :D

      Hmm.... Arnabnya nggak ketemu. Vidyanya ternyata...... uuuh seru kalau nonton sendiri deh, Nis :aD

      Hapus
  11. Astagfirullah cha. Kenapa lo sampe hapal banger Porn Starnya doi.? Semoga lo gak semesum kenyataannya ya cha. Gue antara bingung sama pengen ketawa. Rasanya, cara lo nyeritain seseuatu selalu berusaha disangkut-putkan sama hidup lo, kebayang aja, kalo emang beneran terjadi.

    Lo lagi bunting, laki lo ngilang dicuri chabe-chabean. Sambil Geyal-geyol lo ke sana ke mari nyari. Ya Tuhan Cha.... gue gak tega liatnya.

    Tapi, untuk Review filmnya keren kok, apalagi sempat ada pertanyaan di benak mesum lo? "Ada adegan ciumannya gak?" ASTAGFIRULLAH... Tobat gue bacanya cha.

    Sorry, gue baru mampir. Baru sembuh soalnya. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena dia sering membanding-bandingkan Sasha Grey denganku, Bang Pange :(

      Hahaha. Enggak. Ini cuma persona yang dibangun di blog aja. Aslinya aku polos kok. Polos Apalagi kalau di kamar mandi. Eh. Astagfirullah :(

      Ketawa aja, aku ikhlas dunia akhirat kok :|

      Uuuuh so sweet nggak tega~ Lembut banget hatimu, Pangeran :)))

      Alhamdulillah. Dibilang keren. Alhamdulillah. Disuruh tobat. Makasih :D

      Iya, nggak papa. Bagus deh kalau sudah sembuh. Jiwanya gimana? Udah sembuh juga? Bahahahaha! *kabur naik metromini*

      Hapus
    2. Dibanding"in wkwkwk shasa emang beda.. Tapi kenapa yaa gaya penulisannya itu friendly bgt. Kaya gua lagi "denger" cerita dari lu aja ka. Keren

      Hapus
  12. Blogger bapar? Kayaknya aku ngerasa deh. :((
    Geli-geli basah teh gimana rasanya? ._.

    Ih, aku jadi penasaran. Pengen nonton, tapi takut nggak sempet nonton. :(
    Pengen main atuh, tapi jauh :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. YESSS! SATU LAGI YANG MENGAKUI JADI BAPER BLOGGER JUGA. MARI KITA SEMUA BERSATU DAN MENGUASAI DUNIA! HAHAHAHAHAHAHAHA!

      Geli-geli basah itu kalau digelitikin pas lagi hujan-hujanan, Ris. Iya kan? Iyain aja ya.

      Jangan takut sebelum mencoba, Ris. Nggak sakit kok. Beneran. *ini apa dah*

      Hapus
  13. baru tau gue ada blogger baper, dan itu elu :D haha
    kira2 gue termasuk blogger apa yak \:p/

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha. Karena nggak mampu buat jadi blogger-blogger kece jadinya cuma bisa jadi blogger cemen kayak gitu deh. :|

      Hmm.... Wota Blogger kayaknya bisa deh :D

      Hapus
  14. Aku jugaa blogger baperrr nihhhh!! *Ngacungin tangan*

    Wahahaa, review film malah lebih bnyakan nyebar spoiler yak? Aku jg bgtu sih pas prtma2, pas blm tau review itu kyak gmn, tujuanku jg sama mulianya sama kak Icha, cuma mau brbagi euforia stlah nnton film tsb, eh wktu itu aku ngebahas anime sm drama sih, tp malah kyak nyeritain dari awal ampe akhir :'D Gak bsa direm pokoknya, spoiler lgsg meluncur aja gtu pas aku ketik. Makin ksini2 sih aku mulai agak direm klo ngebahas soal film supaya gak spoiler. Huehee.
    Spoiler itu kdang bencana, kdang anugerah jg sih buat yg blm nnton film tsb, klo msalnya gak pnya duit buat nnton bioskop? Baca aja review org yg smpe endingnya diceritain, kan hemat gak prlu nnton ke bioskop. Hahaha

    Film India yg aku prnah nnton baru Mahabarata, Jodha, sama Ashoka doang. Yailah itumah bkan film, drama seri!-__-Wkwk.
    Jadi si Arnab Bagchi ini beda2 tipis lah ya sama bang Toyib yg gak pulang2?
    Konfliknya mantep nih kayaknya, penuh teka teki, sungguh kau buatku brtanya2 dengan teka teki teka tekimu~ LAH INI KNPA MALAH NYANYI? Hmm.. Maaf, maaf..

    Yg jd Vidya Bagchi nya cantik yaaa.. Nangis gak kak pas nnton film ini? Nangis grgr gak ada adegan ciumannya gitu msalnya. Eeehh, enggak, enggak, bkn itu mksdnya. Duhh..
    Trs pas endingnya Vidya Bagchi nya lahiran gak kak? Ini aku komen macam apa sih drtd? :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sini, Lu. Bergabung ke pelukanku! Hahahaha.

      Alhamdulillah. Dibilang punya tujuan mulia sama Lulu. Oh, kamu suka review drama sama anime, Lu? Keren. Hohoho. Iya sih. Karena kita terlalu excited jadinya susah buat nggak nebar spoiler. Huhuhuhu.

      Bener! Anugerah buat aku yang kadang males buat download tapi penasaran. Kalau memang kepincut sama endingnya, aku bukannya tanbah males malah jadi pengen nonton loh :D

      Memang dasar pecinta drama ya kamu, Lu :D

      Hmm. Arnabnya itu sebenarnya... nonton aja deh. Yang jelas Arnab itu bukan Raisa. Hahahaha.

      Iya, cantik banget. Huaaaa kok kamu tau sih, Lu? Aku nangis ngeliat Vidya Bagchi sama nangis ngeliat nggak ada adegan ciuman :')

      Endingnya...... perut Vidya Bagchi jadi kempes. Bukan karena lahiran, tapi karena.... *langsung memghilang*

      Hapus
  15. SASHA GREY :v
    ganti cha, jangan baper blogger tapi baporn blogger haha
    gue download lah itu kahaani, penasaran.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kamu ngefans juga, Di? :p
      Sialaaaaaan. Bagus banget. Kok aku nggak kepikiran ya. Mirip-mirip popcorn gitu juga. Baporn. Popcorn.
      Huehehehehehe. Ntar kasih tau kesan habis nonton itu yaaa :D

      Hapus
  16. Kayaknya tujuan mengenai review film kita hampir sama, untuk euforia, jadi ibarat udah nonton film, terus tertarik untuk menceritakannya kembali pada orang lain, gitu bukan maksudnya baper blogger Mbak? hehehehehehehehe :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yak, selamat, Mas Diar. Berarti Mas Diar masuk ke lingkaran baper blogger. :D Yeeaaaaah. Yuhuuuu~

      Hapus
  17. BAHAHAHAA ICHAAA BAPER BLOGGER. MASYAALLAH

    Kayak kenal sama orang yang ngasi pendapat itu deh Cha, wkwk.
    Kenapa ibu-ibu kalo lagi hamil keliatahn lebih cantik ya, Cha?
    Chaaa, aku penasaran. Trus Arnab itu siapa sebenernya? Arnab itu Milan Damji ya?
    Iya iya bener. Kenali dulu siapa orangnya. Asal usulnya, kejelasannya. Baru nikahi. Hahaa

    Kamu nggak jadi ke Balikpapan Cha?

    BalasHapus
    Balasan
    1. BAHAHAHAHA IYA NIH, LAN. AKHIRNYA AKU MENEMUKAN JATI DIRIKU YANG SESUNGGUHNYA.

      Hahahaha. Kamu pasti kenal banget, Lan. Si Alfonso yang kasih pendapat biadab tapi beradab itu.

      Oh iya ya, Lan. Aku juga baru nyadar. Kamu mau hamil juga biar kelihatan cantik? Nggak usah, Lan. Kamu sudah cantik. Uwuwuwuwuwuwuw awawawawawaw~

      Bahahahha. Salaaah. Arnab itu sebenarnya..... Ntar aku ceritain di chat aja, Lan. Kalau kamu penasaran :D

      Bener banget. Jangan kayak beli om-om dalam karung. Eh maaf, kucing dalam karung. Duuuh, sama-sama kumisan sih jadi agak susah bedainnya.

      NGGAK JADI, LAAAAAAAAAN T___T KRETAK HATI HAMBA YO OLOH.

      Gara-gara Mamaku mendadak majuin rencana ke Banjarmasinnya, yang awalnya Januari jadi bulan ini. Tapi Alhamdulillah aku tetap bisa ketemu Dita. Kemaren dia pulang ke Samarinda. Haha. Walaupun cuma sehari. Huhu tapi tetap sedih aja nggak bisa holiday kayak dirimu dan Darma :|

      Hapus
  18. Maka'a besok-besok jangan lagi deh Cha review Film ato buku baru. Kalo kamu yang review bukan'a penasaran yang ada malah kecewa sama spoilermu Cha.

    Noh Cha, Vidya Bagchi itu korban LDR sama suaminya, jadi kamu juga hati-hati aja yah Huahaha :D #Kaburrrrrrrrrrrrrrrrrr

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bahahahaaha. Iya juga, Chisanak. Tapi berikanlah aku kesempatan sekali lagi. Aku pasti bisa melakukannya. Huhuhu.

      Sialaaaaan. Makasih ya atas wanti-wantinya. Bangke sekali.

      Hapus
    2. tidak ada kesempatan lagi buat mu Cha. Besok juga kamu saya pecat Huahaha :D

      Iya sama-sama Cha, sesama manusia memang harus saling mengingatkan :D

      Hapus
    3. Pecat jadi apa? Pecat jadi security kamu? Okelah. :|

      Hmm. Chisanak 2016. Alim.

      Hapus
  19. Aku inget aku inget itu yg komen chisanak ya kaaannd
    Klo aku justru suka cerita riviuw yg lengkap sampe ending malah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Huhuhuhu. Mbak Nita belain Chisanak. Mbak Nita tak sayang padaku lagi? *ini apa dah*

      Ooooh waah iya sih, Mbak Nit. Kadang kita butuh kejelasan dari film itu. Justru kita bisa tetap penasaran buat nonton kalau lengkap sampai ending. Malah kadang justru tau ending dari review, malah kebelet pengen liat endingnya beneran di filmnya ya :D

      Hapus
  20. Udah lama gak ke blog ini, ternyata udah jadi baper blogger. Selamat yah!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dikatain selamat sama blogger yang baru nongol. Selamat juga ya udah nongol lagi! :D

      Hapus

POSTINGAN YANG LAKU

GUMPALAN KESEHARIAN

BLOG BINAL INI DILIHAT BERAPA KALI?

PARA PENGETIK YANG TERJERUMUS

Copyright © Pelacur Kata | Powered by Blogger
Design by Blog Oh! Blog | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com