Tadi siang aku telponan sama Zai. Banyak yang aku obrolkan sama dia, dan seperti biasa posisinya gak pernah berubah. Aku si pembicara dan dia si pendengar. Dia jadi pembicara handal kalau masalah ngolokkin aku atau ngomongin hip-hop. Tapi kali ini aku pengen dia merebut posisiku, dengan ngejawab pertanyaanku.
"Aku mau nanya, ngggg gak jadi deh."
"Aku mau nanya, ngggg gak jadi deh."
"Apa? Mau nanya apa?" suara disana menanggapi keragu-raguanku dengan antusias.
"Gak usah, nanti aja."
"Cepat sudah! Mumpung aku nelpon."
"I-iya nah. Kamu jangan ketawa ya. Eeeh gak jad-----"
"CEPAT!"
"Kamu---kamu kalau disana suka gak sih mikirin----- yang disini?"
Ada jeda yang lumayan lama.
"Hahahahaha. Pernah lah." jawabnya terkekeh.
