Minggu, 16 Oktober 2016

Tutorial Menjadi Introvert Bahagia Seperti Amelie

Mainin hestek #TutorialSulit di Twitter beberapa waktu lalu adalah momen yang susah dilupain. Aku jadi kepikiran buat nulis tutorial juga kayak yang ditulis Yogaesce, Ichsan, Daus, Kresnoadi, dan Bang Haris. Tapi tutorial sulit. Sulit, karena aku sendiri juga bingung ini bisa disebut sebagai tutorial beneran apa enggak. 

Bukan. Bukan tutorial melakukan licking (menjilat area genital wanita dengan lidah, nggak perlu gugling lagi ya) tanpa basah sedikitpun. Tapi tutorial yang sesuai judul postingan ini. Tutorial yang bawa-bawa film. Berjudul Amelie. 

Sumber: Google Image

Bercerita tentang Amelie Poulain (Audrey Tautou), gadis introvert yang waktu kecilnya didiagnosa menderita kelainan jantung (padahal sebenarnya Amelie nggak punya kelainan jantung) oleh ayahnya yang seorang mantan dokter tentara. Ayahnya pun mutusin buat membatasi ruang gerak Amelie dengan nggak ngebolehin anaknya itu keluar rumah. Amelie belajar di rumah sama Ibunya yang seorang guru. 

Tapi sang Ibu meninggal. Bajingak banget pula kronologis kematiannya. Ibunya ketimpa orang yang bunuh diri lompat dari katedral. Jingeks. Amelie pun hidup bersama Ayahnya yang cuek itu. 

Pas dewasa, Amelie bekerja di sebuah kafe. Hidupnya berjalan datar dan membosankan selayaknya hidup orang-orang introvert. Sampai akhirnya Amelie nemuin ‘kotak harta karun masa kecil’ di apartemennya. Amelie mutusin buat ngembaliin kotak itu, kotak yang diduga umurnya udah empat puluh tahun. Dan berhasil, kotak itu dikembalikan ke pemiliknya. Sampai si pemiliknya itu menangis terharu. Hebatnya, Amelie berhasil mengembalikan kotak itu tanpa ketahuan kalau dia yang ngembaliin. 

Sejak saat itu, hidup Amelie tak lagi sama. Dia rela ngebantuin banyak orang tanpa pamrih, dengan cara yang bikin kita bajingak-kok-dia-bisa-kepikiran-bantuin-dengan-cara-gitu-sih dan dia bahagia. Orang-orang yang dia bantuin, nggak pernah tau kalau dia yang udah ngebantuin mereka. 

Movfreak bilang kalau Amelie adalah film paling cerah, palingan membahagiakan, dan paling melegakan yang pernah dia tonton. New York Times menobatkan Amelie sebagai salah satu dari 1000 Film Terbaik yang Pernah Ada. 

Dan menurutku, Amelie adalah film Perancis paling positif yang pernah aku tonton. Selama ini aku taunya film Perancis itu kalau enggak Irreversible, ya Blue Is The Warmest Colour. Satunya tentang pemerkosaan, satunya lagi tentang lesbian. Menurutku, Amelie adalah film tentang orang introvert paling menyenangkan. Amelie dengan sempurna menggambarkan kesepian, keluarga disfungsional, dan pencarian jati diri dengan nggak ada suram-suramnya. Film yang worth-it banget ditonton kalau mau nonton film bertema suram tapi disajiin dengan ceria. Semua unsur di film ini menyenangkan. Para tokohnya, alur ceritanya, naratornya, original soundtrack-nya, dan tentu aja Amelie-nya. 

Btw, aku jarang nonton film pembangkit semangat. Satu-satunya film pembangkit semangat yang aku tonton dan aku suka itu The Shawshank Redemption. Sisanya, film pembangkit birahi. Tapi sejak nonton Amelie, The Shawshank Redemption nggak jadi satu-satunya lagi.

Dan entah perasaanku aja atau apa, aku bukan satu-satunya orang introvert yang ngerasa kalau menjadi orang introvert itu membosankan. Nggak punya hidup semeriah hidup orang ekstrovert. Datar. Membosankan. Selalu menunggu pancingan orang lain, nggak bisa memancing diri sendiri. Apalagi kalau introvert-nya udah masuk ke level yang lebih tinggi. Yaitu anti sosial. Hidup rasanya hampa banget. 

Maka dari itu, aku pengen nulis tutorial menjadi introvert bahagia seperti Amelie. Yaitu sebagai berikut.


1. Menolonglah dengan tulus
Amelie nggak pernah mengharapkan ucapan terima kasih dari orang. Mengharap orang-orang tau kalau dia yang nolong aja enggak. Dia dengan senang hati menolong orang buta menyeberang jalan, menolong tetangga di apartemennya, menolong anak buah tukang sayur, tanpa membeberkan identitasnya. Menolongnya dengan cara-cara yang kreatif pula. Jadi nyenengin nontonnya. Udah kayak nonton bokep yang gaya bercintanya bervariasi. 

Amelie waktu melancarkan bantuan nyelenehnya.
Bukan mau lagi motong kulup ya.
Sumber: Google Image

Ya, ketulusan membawa kita menuju kebahagiaan. Ketulusan Amelie dalam menolong bikin aku mikir, kalau berharap orang yang kita tolong itu ingat sama kebaikan kita, menghargai kebaikan kita, bahkan membalas kebaikan kita itu, bikin kita tersiksa. 

Dan itu yang terjadi sama aku. Jujur, aku lebih respect sama orang yang ngomong makasih pas aku bantuin. Atau bilang tolong pas minta bantuan. Aku lebih ikhlas ngebantuinnya daripada ngebantuin orang yang pantang bilang dua kata ajaib itu. Mungkin karena itu aku nggak bisa jadi semenyenangkan Amelie. 

So, cobalah menolong orang tanpa –minimal- nggak mengharap ucapan terima kasih. 



2. Lalu terimalah orangtua kita apa adanya
Amelie nggak pernah protes sama Ayahnya yang seenaknya mendiagnosa anaknya punya kelainan jantung. Padahal itu karena Amelie cuma lagi gugup aja pas deket sama Ayahnya, karena Ayahnya jarang deket sama dia. Amelie diam aja waktu temen satu-satunya, ikan-dalam-akuarium, dibuang sama Ibunya. Amelie nggak pernah buat ulah cuma demi menarik perhatian Ayahnya yang cuek. Amelie nggak pernah berontak atau marah hidup terisolasi di rumah. 

Sewaktu didiagnosa punya kelainan jantung
Sumber: Google Image

Pada kenyataannya, banyak anak-anak yang berontak sama cara didik orangtua otoriter kayak gitu. Termasuk aku. Aku selalu kesel sama Mamaku yang sampe sekarang masih suka protektifin aku. Kadang aku masih nggak terima kenyataan kalau aku jarang bisa ketemu Bapakku yang kerja jauh. Dan aku berontak dengan ‘membuat jarak’ sama Mamaku. Nggak bisa terbuka kayak anak-anak perempuan lain ke Mamanya. Bisanya terbuka pas mandi doang. Terbuka secara harfiah. 

Nggak bisa menerima suratan takdir ngebuat kita nggak bahagia. Maka, cobalah menerima seperti Amelie. Dan bersyukurlah masih bisa bareng sama orangtua di dunia ini.


3. Jangan takut berbeda!
Dari kecil, Amelie suka berimajinasi. Lalu semakin berkembang sampai dia dewasa. Contohnya, piringan hitam dijadiin pancake, tetangga yang lagi koma diajak ngobrol, dan ngehitung kasar berapa pasangan yang orgasme di hari itu. 

Dalam ngebantuin orang, Amelie juga ngegunain imajinasi-imajinasi liarnya. Terjadilah rentetan bantuan yang anti mainstream dan bikin geleng-geleng kepala sambil nyunggingin senyum terharu. Unik, kreatif, dan indah. Walaupun rada nggak logis sih, kok ada ya orang yang rela bersusah payah demi kebahagiaan orang lain. 

Amelie dan salah satu cara nyelenehnya
Sumber: Google Image

Tapi tetep yang aku suka, Amelie nggak takut buat jadi orang yang nyeleneh. Amelie nggak takut buat melihat dunia dengan sudut pandangnya yang berbeda itu. 

Ada yang bilang kalau orang introvert punya dunianya sendiri. Punya semestanya sendiri. Punya kebiasaan aneh sendiri. Menurutku mungkin itu yang menyebabkan kebanyakan orang introvert itu rendah diri. Orang introvert biasanya nggak membiarkan orang buat masuk ke dunianya karena takut. Takut orang yang masuk itu nggak bisa menerima dunianya. Takut dikatain aneh. Padahal, bisa aja ada orang yang antusias pengen masuk ke dunianya introvert. Pengen denger si introvert menceritakan soal imajinasi-imajinasinya. Pengen berimajinasi bersama, membentuk dunia baru. Dan mungkin keturunan baru. 

Jangan takut punya sudut pandang yang berbeda soal kehidupan. Bisa aja pemikiran kita yang menurut kita ih-apaan-sih, bisa jadi wow-keren-banget di mata orang lain. 


4.  Terakhir, kejarlah cinta sejati!
Selain naratornya yang bajingseng dan jokes ala Perancisnya yang cenderung sensual, hal yang aku suka dari film Amelie adalah kisah percintaan antara Amelie dan Nino. Kisah dua orang yang sama-sama unik. Seperti kata naratornya yang bilang, 

“Di saat Amelie kekurangan teman, Nino sebaliknya, punya lebih.”

Menggambarkan kalau mereka adalah dua orang yang sama-sama punya latar belakang menyedihkan. Nino punya banyak teman, yang dalam artian teman-teman yang nge-bully dia waktu masih sekolah. Tapi Nino nggak terpuruk dan menjalani hidup dengan menyenangkan. Dia hobi ngumpulin foto-foto dari photobox dekat stasiun yang dibuang pemiliknya. Nino kerja di sex shop tapi dia polos. Nino suka ngerekam suara ketawa yang menurut dia unik. Kalau dia denger suara ketawanya Bena, pasti direkam deh. 

Amelie jatuh cinta sama keunikan yang ada pada Nino. Dan mungkin Amelie pikir, kalau mau ngedeketin cowok unik, harus dengan cara yang unik pula. Akhirnya Amelie ngelakuin pendekatan ke Nino, tapi lagi-lagi dengan nggak membeberkan identitasnya. Dan tentu aja, dengan cara yang bajingseng sekali. Gemes nontonnya! Bikin senyam-senyum kampret. Introvert emang gitu kali ya. Berbakat jadi secret admirer.

Amelie sewaktu  melancarkan pedekate ke Nino
Sumber: Google Image

Jatuh cintanya Amelie ke Nino bikin aku mikir, mencintai seseorang itu beda kayak memberikan bantuan ke orang. Mencintai itu butuh pamrih. Imbalan. Balasan. Untuk orang setulus Amelie aja, dia masih bisa kecewa pas Nino bertingkah nggak sesuai yang dia harapkan. Tapi Amelie masih bisa tersenyum, karena toh dia udah berusaha. Dan ya, ending-nya manis sih. 

Nah, kebanyakan orang introvert cuma mendam perasaannya. Udah jarang jatuh cinta, sekali jatuh cinta jadi ragu, bahkan takut sama perasaannya sendiri. Pas yang disuka ditikung temen, baru deh nyesel. Setelah nonton Amelie, aku mikir, kalau sayang sama orang, yaudah ungkapin. Karena hidup nggak perlu dibikin sulit. Kalau nggak suka ya bilang nggak suka. Kalau sayang ya bilang sayang. Kalau lagi dapet ya bilang aja lagi dapet. Jangan pas dianya udah masukkin, baru bilang kalau lagi dapet. 


Yak, cukup segitu aja tutorialnya. Aku emang nggak bakat buat ngasih tutorial ke orang lain. Nggak kayak Pangeran Wortel. Huhuhuhu.

Yang jelas, berbanggalah menjadi introvert. Kalau terlihat dari luar, kita memang kayak cover film Amelie, yang bikin orang mikir kalau itu film horror. Tapi kalau udah kenal kita, kita punya hal-hal indah kayak film Amelie kok. 

39 komentar:

  1. Tutorial unique yang tersirat curhat curhat mendalam

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terlanjur mendalam baru bilang dapet

      Hapus
    2. Makasih, Ham. Trus untuk judulnya itu karena saranmu. Makasih berat! Btw, ngeselin nggak sih kalau ada cewek yang udah dimasukin secara mendalam baru bilang dapet? *nanya serius*

      Hapus
  2. Tutorial yang bikin tutorial. Membuatku sulit membaca sebuah tutorial yang menegaskan bahwa tutorial terbaik adalah tutorial yang memberikan cara dan menjelaskan kesulitan dari membuat tutorial.

    "Setelah nonton Amelie, aku mikir, kalau sayang sama orang, yaudah ungkapin."

    Kalo sayang sama Reiy, ungkapin aja, Cha. Ungkapin.
    Tak perlu malu. Tak perlu ragu.
    Karena akan memaksamu terbelenggu rindu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. TOLONG BUATKAN TUTORIAL MEMAHAMI KALIMAT DI KOMENMU, JUNG! TOLOOOOONG!!!!!!

      Jingeks. Reiy dibawa-bawa. Iya aku sayang dia. Tapi dia diam saja. Malah menebar pesona di dunia maya. Dengan mengirim vn puisi untuk semua wanita. Bukan untukku. :(

      Hapus
  3. Wah iya kamu gak ahli bikin tutorial kayak pangeran wortel cha. Ini jadi mirip tips, samaan kayak iksan. Apakah ini artinya anak samarinda gak bisa bedain mana tutorial, mana tips muahahaha

    Etapi filmnya kayaknya bagus nih. Si amelie kayak terima2 aja diperlakuin gitu, gak drama pas ada masalah.cari filmnya ahh \o/

    BalasHapus
    Balasan
    1. NAH IYA KAN JADI KAYAK TIPS. HUHUHU. Aku juga ngerasa gitu sih, Yog. :(((

      TAPI NGGAK NGERASA ANAK SAMARINDA NGGAK BISA BEDAIN TUTORIAL SAMA TIPS JUGAAAAAK. BAJINGAK! BAJINGSENG! BIJINGEKS!

      Iya filmnya memang bagus. Amelienya cantik. Montok juga. Kamu pasti suka, Yog. Yeaaaahh ditonton ya! Kalau udah ditonton, mohon kasih pendapatnya! :D

      Hapus
    2. EHH INI SAYA BACA LOH, YA. TOLONG!!!

      Hapus
    3. Ternyata itu emang ciri-ciri anak Samarinda ya, Yog? Hm. :)

      Hapus
    4. ooh ternyata gitu ya anak samarinda. hhmm
      kurasa kesalahan ada pada pola pendidikan di kota Samarinda, yang tidak menitik fokuskan apa beda Tips dan Tutorial.
      hhmm..
      Sebagai calon pekerja sosial, saya merasa bertanggung jawab atas permasalahan sosial yang satu ini, untuk generasi penerus Kota Samarinda yang lebih cerdas, arif dan bijaksana.

      Hapus
    5. Ooo jadi gitu ya ciri khas anak samarinda. Hmm

      Hapus
  4. Pas liat covernya kirain film horror. Creepy banget, Cha! Wakakakkk :D

    Iya yak, aku pikir selama ini jadi seorang introvert tuh kutukan. Ternyata tetep bisa bikin hidup berwarna ya~

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bahahaha. Iya, Beb. Banyak yang bilang gitu. Termasuk aku juga sih. Tapi ini bukan film horror koks. Trust me. :D

      ((JADI SEORANG INTROVERT ITU KUTUKAN))

      Yap, bener banget. Introvert bisa jadi orang yang ceria dan menyenangkan dengan caranya sendiri, Beb :)

      Hapus
  5. DASAR WEDANG BAJIGURRRRR!!!!! Ngejelasin licking nya kurang LENGKAP!!!!! Tolong diberi contoh kejadian nya kek gmana, supaya kita bisa paham dn berpikir kemana2.

    Itu juga gw heran ada nama Bena yang malang melintang di salah satu paragraf...setuju sih, klo nino dnger Bena ketawa, pasti rekaman nya disimpan buat dijadiin remix (Kok malah kyak jadi Hana)....

    Jujur, smnjak sya knal sma kmu dan blog mesum kmu cha', sya jadi punya bnyak referensi film2 keren! (walaupun banyakan film mesum nya), Kyak kmarin filmnya Enter The Void, 500 days to summer dan your are apple in my eye. Gw lngsung dwnload smuanya dan film itu berhasil merusakk otak gw yg masih polos ini!!! salah satunya film sesat dari Ilham,... Enter The Void! BANGEEE BELITUNG!!!!!!!

    Anyway, kyaknya film Amelie dan The Shawsank adalah film positif. Lumayan klo didwonload. Mdah2an gak meracuni otak ya cha' :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. REYHAAAAAAN!!!!! AKU NGAKAK BACA KOMEN KAMU INI!!!! SUNGGUH KEJINGSENGAN YANG TAK TERKONTROL!!!!!!!

      Penjelasan soal lickingnya cukup sampe di situ aja ya, Reiy. Kalau kepanjangan ntar jadinya ini postingan malah jadi postingan tutorial licking lagi. Huhuhuhuhu. Contoh kejadiannya bisa dibayangkan sendiri aja. Berimajinasilah!

      Soalnya ketawanya Bena ngangenin. Yap, Nino sama Hana itu punya kesamaan. Jangan-jangan mereka jodoh? *ini apa dah*

      Duuh aku terharu. Makasih ya, Reiy. Udah mau donlot film-film yang di-review di blog ini. Dan makasih udah rela otaknya rusak karena film-film itu, terutama film sesat dari Ilham bijingeks. Tunggu review film-merusak-otak-yang-masih-polos lainnya ya!

      Yap. The Shawsank sama Amelie itu film positif. Kalau Amelie agak mesum sih dikit. Ada resikonya sih otak kamu teracuni lagi. Selamat nonton ya, Rey! :)

      Hapus
  6. Mati lompat bunuh diri terus nimpa emaknya si amel
    Itu bukan bunuh ndiri tapi bunuh ngajak2 neng

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, ada Bang Niki! Dengan pemikiran cerdasnya seperti biasa! Waaaah kuterharu! :')

      Hapus
  7. Wehehe. Kirain yang main Audrey Tapiheru. Ternyata Audrey Tapipangeranwortel. Btw, kalau kata yogaesce begitu, tutorial saya juga termasuk tips dong. Qucedila. Bukan orang Samarinda tapi gak bisa bedain tips sama tutorial.

    BalasHapus
  8. Motong kulup. Kayak pernah denger. ITU SUNAT BUKAN, SIH?

    Sayangnya, di tutorial ini nggak ada "temukan pembaca". Agak kurang pas rasanya untuk disebut tutorial. :')

    BalasHapus
  9. Tutorial yang menarik. Nanti aku bikin tutorial download filmnya.

    BalasHapus
  10. Kurang lengkap sebuah tutorial tanpa adanya bumbu "Pertanyaan bagus"

    Dari awal sudah menggunakan kata dari kamusnya Yoga, susah mah ini kalo satu aliran. Yang nggek ngerti langsung di jelaskan pula, mantab sekali.

    Gue belom nonton filmnya nih, jadi kagak tau. Keknya kalo lagi di Samarinda harus ketemu icha terus 'main bareng' deh. Lo tahan lama gak, Cha?

    BalasHapus
  11. Menolong tanpa minta diucapkan terima kisih, kalau orangnya yg maksa ngucapin tapi gue nya gak mau gimana :'(

    BalasHapus
  12. Ulala, kalian main hastag ini juga. Sempat rame tuh hastagnya... Dan tutorialnya unik2 lucu2. Ada tutorial ngelupain mantan.

    Tutorial licking itu macam mana ya??? #polos

    BalasHapus
  13. Ironis banget cara kematian ibunya amelie, meninggal gegara kejatuhan orang yang mau bunuh diri.
    Akan lebih ironis, jika ternyata orang yang ngejatuhin ibunya amelie ternyata masih hidup, gak jadi mati.

    Untuk jaman sekarang, kayaknya susah ya cha, untuk menerapkan cara membantu orang lain tanpa mengharapkan ucapan terima kasih.
    Perlu kebesaran hati, kelapangan dada dan keikhlasan jiwa merelakan semuanya :))

    BalasHapus
  14. Wuahaha. Icha mau berubah jadi bloger tutorial nih? :p
    Kayaknya gue udah mulai menerapkan apa yang dilakukan sama Amelie itu deh. Gue merasa agak relate sama kehidupan dia, Cha. Yha, orangtuaku juga suka ngatur aku kudu kerja kantoran yang di pajak atau di bank itu. :(

    BalasHapus
  15. Kalau gak salah, dulu banget, pernah download film ini, atas rekomendasi cinema3satu. Tapi entahlah, lupa. Kayaknya gak ketonton sampe habis.

    Tipsnya keren deh Cha. Terutama poin terakhir itu. Icha pisan lah ini mah...

    BalasHapus
  16. Jadi inget Qoute nya Raditya Dika "Romantis adalah ketika kita diam-diam berjuang untuk orang yang kita cintai"
    biarpun introvert, kira-kira Emily masuk dalam kategori romantis gak Cha?

    BalasHapus
  17. Aku jadi mikir baca ini.
    Apa semua orang introvert punya pikiran dan dunia seperti itu? hhm soal suka punya imajinasi yang tinggi dan melakukan hal-hal tidak penting dan tidak masuk akal, orang seperti aku termasuk yang lumayan sering melakukan sih. hhmm

    Wey, ini blogger lagi pada musim bikin tutorial gitu ya? Adibah ga diajakin neh? ah gara-gara puasa socmed jadi banyak ketinggalan point-point bercandaan blogger 2016 nih Adibah. :(

    BalasHapus
  18. hmmm saya coba praktekin ya (tutorial introvert-ya, bukan jilat2...)

    salam kenal :)

    BalasHapus
  19. WAH KOK NGAWURNYA SAMA KAYAK IKSAN YA YANG MALAH BIKIN TIPS APAKAH INI TERNYATA BERARTI KAMU LEBIH SUKA NONTON... FILM BERGAIRAH ITU APAAN YA EBUSET ICHA. :/

    BalasHapus
  20. Walaupun banyak yang bilang lebih ke arah tips daripada tutorial, menurutku ini tulisan kamu yang paling easy,Cha. Beneran wkakakaa
    Biasanya, kalo aku baca tulisan kamu, aku perlu guglong dulu karena ada beberapa istilah atau nama aktor yg ga aku ketahui. Tapi ini enggak, ngalir aja gitu bacanya. Kayak habis muncrat, trus ngalir.

    Nganu, maksudnya muntah. Trus muntahnya ngalir. Gitu. Ehe ehee

    Kayanya ini film beneran membawa efek positif ya Cha. Bikin semangat hahahahaa

    BalasHapus
  21. Cha kok kita samaan ya dalam hal nonton film bergenre psikologi yang tokoh utamanya 'sakit'
    E ga begitu denk, aku lebih ke suka buku sih klo yang genre ginian
    Dulu aku pernah ni liat di rentalan dvd cover amelie ini, kupikir dandananya mirip putri saljunya disney, ternyata temanya gitu


    BalasHapus
  22. Seperti biasa, Icha dikaitinnya sama Film ya, atau lagu. Haha. Tapi jadi nambah rekomendasi sih. Makasih cha! ^^
    Hmm iya sih bener, ini lebih ke tips daripada tutorial haha. Cuma aku sukaaaa sama tipsnya. Apalagi yg poin 1 dan 3. Aku jg introvert hohoo. Eh tp yg nomor 3 sering dilakuin sih. Kalo yg nomor 1 agak susah yaah.
    Hmm kalo yg nomor 4..... Entahlah :")

    BalasHapus
  23. Terkadang suka ngerasa jadi anak yang introvert kalo lagi sama keluarga, tapi saya anaknya gak bisa diem kalo ketemu temen. Itu introvert juga ya? Engga kayaknya ya :( btw, jadi pengen download filmnya juga nih ihiiiiiy

    BalasHapus
  24. Gini nih ya, Icha selalu punya review film bagus yang bisa masuk list wajib ditonton. Bukan hanya karena ciri khas pembahasannya yg mesum, wkwk, tapi juga reviewnya yang lengkap dan ringan.

    Hidup orang introvert bakal bahagia kalau bisa disikapi dgn cara yg tepat. Saya introvert, tp alhamdulillah bahagia *walaupun ada sisi masokisnya* :)

    BalasHapus
  25. Option yang terakhir nih kayaknya sulit banget....
    Sampe skrng belom nemu cinta sejati... mau ngejar kemana lagi yak!...

    BalasHapus

POSTINGAN YANG LAKU

GUMPALAN KESEHARIAN

BLOG BINAL INI DILIHAT BERAPA KALI?

PARA PENGETIK YANG TERJERUMUS

Copyright © Pelacur Kata | Powered by Blogger
Design by Blog Oh! Blog | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com