Nge-BF Bareng Haris Firmansyah: Gangbang-in Empat Film Romantis

Mungkin aku menganut paham “Berdua lebih baik." Akhir-akhir ini aku lagi suka nulis review atau ngebahas film bareng orang. Setelah ngebaperin film sama Darma dan nulis post kolaborasi sama Ilham, kali ini aku ngebaperin film atau yang biasa kusebut sebagai nge-BF, bareng Haris Firmansyah. Penulis buku, blogger, (dan baru-baru ini) vlogger. 

Bang Haris dikenal sebagai blogger humoris yang suka memparodikan banyak film dan lagu di blognya. Dia punya beberapa film romance yang jadi kesukaan. Yaitu (500) Days of Summer, You Are The Apple of My Eye, Dear John, dan The Notebook. 

(500) Days of Summer bercerita tentang Tom Hansen yang terlibat friend zone sama Summer.

Sumber: Google Image

Lalu You Are The Apple of My Eye, tentang cinta masa sekolah Ko Chin-Teng yang manis, tapi sayangnya berakhir tragis ketika mereka udah dewasa. 

Sumber: Google Image

Dear John, tentang kisah cinta hubungan jarak jauh yang tragis tapi berakhir manis. 

Sumber: Google Image

Dan The Notebook, tentang cinta beda kasta yang berakhir bahagia. 

Sumber: Google Image

Fix. Ngeliat selera film beliau, aku jadi mikir. Selain humoris, Bang Haris juga manis. Atau lebih spesifiknya... menye-menye. 

Dan, nge-BF sama Bang Haris bukan cuma ngebaperin satu film, tapi empat film di atas. Udah kayak diajak gangbang aja. Sekali hadap langsung empat. 

Langsung aja, nge-BF ada di bawah ini.

Icha: Di antara film (500) Days of Summer, You Are The Apple of My Eye, Dear John, dan The Notebook, aku sukanya The Notebook sih. Karena ada tentang penyakit alzheimer. Allie jadi nggak kenal siapa-siapa. Trus itu buku yang dibacain Noah, bukunya Allie kan?

Haris: Iya. Kalau zaman sekarang, Noah bacain blognya Allie. Ntar judul filmnya jadi The Blog. Mana ada kan cewek zaman sekarang yang nulis di buku catatan, notebook. Kalau notebook laptop sih iya.

Icha: Hahaha. Alzheimer itu serem ya. Bikin lupa orang terdekat. Tapi Noah tetap sayang sama Allie. Emang ada ya, cowok kayak Noah gitu?

Haris: Ya ada. Cewek kejam kayak Summer aja ada. 

Icha: Okay. Bang Haris sedih nggak sih nonton The Notebook?

Haris: Saya malah seneng. Senengnya, ada cewek yang berani jujur sama perasaannya. Berani ngelawan orangtua dalam tanda kutip. Ngelawan dalam artian baik. Kalau soal jodoh mah urusan kita aja. Orangtua mungkin bisa nyaranin, tapi kita yang ngejalanin. Kalau menurut kita, dia itu pas buat kita, yaudah. Bicara dari hati ke hati sama orangtua. Orangtua juga pernah muda kan. 

Icha: Yap. 

Haris: Dan kebetulan Ibunya Allie pernah ngalamin yang dialamin Allie. Suka sama cowok yang biasa-biasa aja. Padahal Ibunya dari keluarga berada. Ibunya punya kebiasaan suka ngeliatin cowok yang dia suka itu walaupun udah nikah. Dan menurut pengakuan Ibunya Allie, cowok itu udah nggak kenal lagi sama Ibunya Allie. Sementara Ibunya Aliie sampe sekarang nggak bisa lupa. Itulah, akibat dari nggak mau jujur sama perasaan sendiri dan nggak mau memperjuangkan. 

Icha. Deep. 

Haris: Kemapanan itu nggak ada sih kalau kata saya. Hidup ini nggak pasti. Si Allie kan disuruh Ibunya biar sama tunangannya itu...

Icha: Itu ngingatin aku sama tunangannya Cinta AADC 2!

Haris: Iya. Tunangannya Allie kayak tunangannya Cinta. Kemapanan, kenyamanan, itu cuma sementara. Roda itu berputar, Ga. Iya sekarang mapan. Besok tidurnya di tiker nggak ada yang tau kan? 

Icha: Noted.

Haris: Sementara yang namanya cinta, saat kamu kena alzheimer, si dia bakal selalu ada karena cinta menyatukan kalian. 

Icha: Berarti kalau aku kena alzheimer, aku nggak perlu khawatir, Bang?

Haris: Kalau kamu nemuin cowok yang sayang banget sama kamu, dia bakal selalu ada buat bacain cerita-cerita kamu di blog ke kamu. Sama bacain komentar-komentarnya juga. Bacain komentarnya Niki Setiawan. 

Icha: Bajingak. Komen yang suka nggak nyambung itu. Nanti aku tambah bingung. 

Haris: Hahaha. Mungkin kamu bisa lupa sama apa yang kamu tulis, tapi kamu tetap ingat sama komen-komennya Niki. Dan semua pertanyaan-pertanyaannya yang nggak nyambung sama isi postingan. Sama Niki kamu nggak bakal lupa. Dan nggak bakal bisa jawab. Kecuali Adibah sih. Dia bisa banget jawab pertanyaannya Niki. 

Icha: Ukhti Dibah yang terbaigh! Kayaknya Niki sama Dibah cocok deh. 

Haris: Cocok. Kalau Dibahnya mau sama Niki dan mau selalu menjawab pertanyaan-pertanyaan Niki. Kalau kisah mereka difilmkan, judulnya The Question. Romantis hubungan kayak gitu. 

Icha: Hahaha. Iya. So sweet. Landon di film A Walk To Remember juga so sweet. Bad boy yang berubah jadi baik demi orang yang dia sayang. 

Haris: Saya belum nonton tuh filmnya. Tapi saya pernah baca cerita kayak gitu, Tentang bad boy yang berubah jadi cowok baik-baik. Di novel-novelnya Orizuka. Emang cewek-cewek sukanya sama bad boy gitu ya?

Icha: IYA! BAD BOY YANG BAIKNYA CUMA SAMA CEWEK YANG DIA SAYANG! AAAAK.

Haris: Tapi, cowok-cowok tuh, atau apa cuma saya, suka sama tokoh cowok yang nggak bisa berantem kayak Tom Hansen. Sekalinya jatuh cinta, dia berubah jadi kuat. Jadi berani buat nonjok orang yang godain Summer, walaupun habis itu dia kena tonjok juga. Saya sebagai cowok, suka sama tokoh utama cowok kayak gitu. Apa karena sayanya cowok lemah ya, bukan bad boy. Hahaha. 

Icha: Hohoho. Trus kalau karakter tokoh utama cewek yang Bang Haris suka, yang mana?

Haris: Saya suka Summer. 

Icha: Lho, katanya Bang Haris, Summer itu jahat?

Haris: Bentar. Saya jelasin. Satu persatu. Saya suka Summer, karena dia mau dengerin cerita Tom Hansen. Sebenarnya Summer juga datang ke hidup Tom buat ngasih tau kalau Tom itu nggak cocok kerja di tempatnya sekarang. Summer tau apa yang Tom inginkan. Tapi nggak sukanya ya dia seenaknya ninggalin Tom. 

Icha: Oke. 

Haris: Kalau Savannah.... Savannah itu oportunis. Dia suka sama John, tapi nikahnya sama orang lain. Walaupun alasan nikah sama Tim karena kasihan. John sempat bingung kan, Savannah ini kurangnya apa. Cantik, baik, kaya, berjiwa sosial. Tapi ternyata kurangnya ya itu. 

Icha: Lalu?

Haris: Kalau Shen Cia-Yi, bisa bikin Ko Chin-Teng jadi baik dan rajin belajar. Dan.... saya paling sukanya sama Allie. Di antara cewek-cewek itu. 

Icha: Karena dia jujur sama perasaannya?

Haris: Iya. Kayak lirik lagunya Cukup Siti Nurbaya-nya Dewa I9. Katakan pada Mama. Cinta bukan hanya harta dan tahta. Pastikan pada semua. Hanya cinta yang sejukkan dunia~

Icha: Good. 

Haris: Jadi, Allie dan Cinta udah bener ninggalin tunangan mereka demi orang yang mereka cintai, walaupun akhirnya dicap sebagai cewek nggak bener. Mending, daripada udah jadi kan. Nanti selingkuh. Udah zinah, selingkuh. Mending sekarang. Masih bisa digoyah dan digoyang. 

Icha: Baru mau ngomong digoyang itu. Bajingak. 

Haris: Hehehe.

Icha: Jadi, kesimpulannya?

Haris: Kesimpulannya, jadilah seperti Noah dan Allie. Noah nemenin istrinya mati di ranjang yang hangat. Mirip impiannya Jack dan Rose. Noah itu sabar. Ngerti apa yang seharusnya dia lakukan. Dia nggak nerima gitu aja kan. Nggak ngambek kayak, udah, kamu sama dia ajah. 

Icha: Anjir. Sok imut. Oh iya, aku jadi kepikiran kalau Noah dan Rangga itu mirip! Sumpah ya, The Notebook sama AADC 2 itu mirip!

Haris: Iya, mirip. Tentang nggak mengandalkan kemapanan. Kalau kitanya udah nggak mapan lagi, ya bubar. Kalau mengandalkan rasa cinta, walaupun Allie itu pikunan, Noah tetap bertahan. Cinta itu bisa menghasilkan kesabaran, keikhlasan, qanaah, ikhtiar, tawakal. 

Icha: Hamba Ichtiar. 

Haris: Ya. Ikhtiar untuk menceritakan ulang. Padahal kalau dikasih cerebrovit, juga hilang pikunannya.

Icha: Obat untuk pelajar.

Haris: Pelajar asmara. Hmm. Kalau kamu, sukanya tokoh cowok yang mana?

Icha: Landon sik. Tapi Bang Haris belum nonton. Yaudah, aku suka John. 

Haris: Karena berotot ya?

Icha: NGGAK! Aku suka John, karena aku suka sama cowok yang tertutup trus mau terbuka kalau sama aku. Ada kebanggaan tersendiri gitu kalau bisa ngebuat cowok itu terbuka dan ngebuat dia nggak ngerasa sendirian. Kayak Savannah ke John. 

Haris: Ini maksudnya John Pantau kan?

Icha: BUKAN!

Haris: John Pantau kan membuka hal-hal yang ditutupin dari orang-orang. Mergokin anak sekolah di warnet misalnya. 

Icha: Brahahahaha. Masih ingat aja sih Bang Haris. Ehm. Jadiiiiiiii? Belum selesai nih ternyata.

Haris: Jadilah seperti Tom Hansen, yang bisa bangkit meskipun terluka. Jadilah seperti Allie-Noah, yang jujur dengan perasaan mereka masing-masing. Melawan orang tua dalam ya itu tadi, dalam tanda kutip. Jadilah seperti Ko Chin-Teng, yang merelakan cewek yang dia sukai. Dan jadilah seperti John. Kutunggu jandamu.

Icha: Anjir. Terakhirnya sialan.

Haris: Tapi kayaknya Savannah nggak ngapa-ngapain sama Tim. Cuma buat kasih hak asuh anaknya gitu buat Savannah. Savannah janda rasa perawan.

Icha: Bajingak. Oke. Satu lagi kalau boleh nambahin. Jangan mau kalah sama jarak. 

Haris: Tanaman jarak itu kan?

Icha: TENGS. 

Haris: Oh iya, makna dari film Dear John ini adalah, cinta akan bertemu pada waktunya.

Icha: So sweet~

Haris: Ini kamu panjang nggak? Kalau kepanjangan, bisa dibikinin sampe part 2. Anjir. Kayak Warkop DKI Reborn aja. 

Icha: Hahaha. Reborn. Btw, Tuyul dan Mba Yul mau dibikin reborn-nya gitu. Hahahaha. 

Haris: Hahahaha. Eh. Ini lagu Tuyul dan Mba Yul. Ini cerita di pelaminannya. Son Agia sedang bersedih. Yuliana yang dulu suka padanya. Kini dilamar sudah. Son Agia tak mengerti. Di chatting dibalasnya. Mengundang Son Agia untuk datang ke pernikahan. Tapi Agianya lariiiiiiii.

Icha: HAHAHA. Lagu yang indah buat Agia. 

Haris: Hahaha. Lagu yang indah. Eh tapi jangan deh, kasihan tauk.

Dialog penutup yang tragis. Maafin ya, Agiaaa. Tetap sumanget!

Dari film (500) Days of Summer, You Are The Apple of My Eye, Dear John, dan The Notebook yang dibaperin di atas, aku paling membekasnya sama The Notebook. Makna di The Notebook yaitu melawan orangtua demi jujur sama perasaan sendiri, itu dalam tanda kutip. Dalam artian baik. Sama kayak kata sombong di lagu Gapapa Jelek yang Penting Sombong-nya Chandra Liow ft Devina Aurel & Eka Gustiwana. Sombong dalam artian baik.

Ya, semoga postingan ini, biarpun panjang, tapi menggairahkan dibaca kayak lagi mainin dildo. 

You Might Also Like

55 komentar

  1. Ada yang mewakili aku banget nih *stiker kelinci nusuk wortel*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang mana yang mewakili?

      *sticker muka Ilham lagi merenung mesum*

      Hapus
    2. Kebalikan dari komentar Hana di bawah:


      "Tapi, cowok-cowok tuh, atau apa cuma saya, suka sama tokoh cowok yang nggak bisa berantem kayak Tom Hansen. Sekalinya jatuh cinta, dia berubah jadi kuat. Jadi berani buat nonjok orang yang godain Summer, walaupun habis itu dia kena tonjok juga. Saya sebagai cowok, suka sama tokoh utama cowok kayak gitu. Apa karena sayanya cowok lemah ya, bukan bad boy. Hahaha."

      Hapus
    3. APAAAAN SIIIH HAAAAAAAAAAM -____-

      Hapus
  2. 4 Film Romantis yang Wajib Ditonton oleh Pembaca Hipwee.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Brahaha. Bajingak. Dasar pembaca setia Hipwee!

      Hapus
    2. salam kenal dari pembaca hipwee juga X)
      Salam hipwee hahaha

      Hapus
  3. Ada yang udah nonton, ada juga yang belum, sih. Setuju aja, sama apa yang bg Haris bilang. Sampe kelar baca postpun, gue gak ngerti harus komentar apaan. Mungkin karena emang cerita kalian seru, ya.

    Sampe gue lupa bagian mana yg harus dikomentarin. :D

    Ow, ya. Inget, sih. Bg Haris bilang Savannah Janda rasa Perawan.... "Hem... jadi pengen nyanyi..." :x

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang mana aja yang udah ditonton, Pange? Bolehlah sekali-kali Tulisan Wortel nge-review film! Huehehehehehe.

      Lah. Pange juga tau lagu itu. Aku aja kayaknya di dunia yang fana ini, yang nggak tau dan nggak pernah denger lagu itu :(((((((

      Hapus
  4. Sebuah percakapan yang informatif. Coba kalian nonton (kalo ga salah) faces in the crowd deh itu juga cinta yg keganggu penyakit gitu.

    Sama inih... Shes out of my league. Cinta beda kelas juga. Mayan buat referensi nge BF

    BalasHapus
    Balasan
    1. WAW! Si tukang kalau-mau-curhat-japri-aja-Han main ke blogku. MAMAD KARBURATOR! MAMAD KARBOHDIDRAT! MAMAD KARBON DIOKSIDA! MAMAD KARBOL!

      Makasih ya atas rekomendasi filmnya, Radhian. Belum pernah nonton tuh aku. Huhuhu. Mau cari review sama trailernya dulu aaah~

      Hapus
  5. Hmm... Diriku cuma bisa mangut-mangut aja. Tapi kayaknya wajib nih nanti nonton The Notebook. Penasaran sama ceritanya, abis Teh Cha lebih suka itu daripada 3 lainnya.
    "Dan jadilah seperti John. Kutunggu jandamu" yaarabb... Kampret amet sih.
    Ini nyangkut-nyangkut ke Teh Dibah, Bang Niki. Aku setuju-setuju aja siiiiikkk. Terbaik memang.
    Kasian Bang Agia. Hm. Cedi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wajib, Ris! Filmnya bagus. Kalau boleh nambahin, kamu juga harus nonton A Walk To Remember. Filmnya sedih. Trus Flipped juga. Kebalikan dari A Walk To Remember, Flipped bikin senyam-senyum :D

      Bang Haris memang gitu. Pecinta janda rasa perawan.

      Aku nunggu Dibah sama Niki komen di sini, nggak ada komen :(

      Bahahahaha. Iya sih kasihan. Dia di grup, di-bully mulu. Tapi lucu sih. Eh tapi kasihan sih :(((

      Hapus
  6. Malah gosipin dibah wkwk

    Ah setuju sama bang haris nih soal si summer. Itu cewek paling jahat. Makanya gue gak mau nyebut 500 day of summers itu film romantis, tapi gore, thriller, slasher. Hih!

    Kalo don jon itu romantis juga gak sih? Muahahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nggak niat gosipin, iseng aja. Tapi Dibah fenomenal, karena itu kubikin jadi karya~

      BUSET DAH GENRENYA SEREM AMAT, YOG. Pengalaman ya sama cewek kayak Summer? Bahahaha.

      Don Jon? Romantis sih. Karena ada adegan ena-ena-nya. Romantis kalau ditonton berdua sama pasangan. Itu kan, jawaban yang kamu inginkan, Yog? Huhuhuhu.

      Hapus
  7. Saya kok terkecoh baca judulnya, agak agak gimana gituh Cha....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Huahahaha. Maafin judulnya ya, Mas Hen. Maafin aku jugaaaa :(((

      Hapus
  8. IYA! BAD BOY YANG BAIKNYA CUMA SAMA CEWEK YANG DIA SAYANG! AAAAK....

    BalasHapus
    Balasan
    1. IYAAA! KITA SEPAHAM DAN SEPEMIKIRAN, HAN! HIDUP CEWEK YANG DISAYANG BAD BOY! HUAHAHAHAHA.

      Hapus
    2. Hana: Kamu emang tau aku banget ya, Han. Uhh. :)

      Hapus
  9. Semua film di atas gua pernah nonton tuh, kecuali Dear John, nanti cari filmnya deh kalo ada waktu.

    Kalo dibandingin dari tiga sisanya, gua paling suka sama You Are The Apple of My Eye. Soalnya ya gua juga pernah menghadiri perkawinan mantan gitu, dan rasanya pedih, persis yg diceritain sama film itu wkwkwk. Btw You Are The Apple of My Eye ada novelnya, bahasa Mandarin, dan cerita di bukunya lebih bagus lagi daripada di filmnya hehehe.

    Satu lagi yg bikin gua suka sama film Apel...Michele Chen nya cantik hahaha

    BalasHapus
  10. Dari film yang di BFin sama bang haris, gw lebih pngen dan udh lama sih direncanain buat nnton filmnya 500 days to summer!.

    Tahun lalu gw, cari film2 tntang arsitek di google, dn gw dpat filmnya 500 days to summer, bbrapa bulan kedepan dpat tulisan yg ngebahas lagu2 yg ada di 500 days to summer, bulan kedepan nya lagi, dapt tulisan tntang review film 500 days to summer, dn skarang dapa tulisan yg nge BF ini film 500 days to summer DAN ITU SEMUA SECARA TIDAK SENGAJA!. TIDAK SENGAJA ICHA! IYAAA,..TIDAK SENGAJA...

    Tpi gw jga trtarik sama film the notebook, ahh...nnti gw download semua aja deh, oiya, ada juga film kluaran trbaru cha' namanya "The time" film romantis juga...

    Oiya, itu namanya niki kasian dibawa2....pdahal niatnya komen juga gk niat2 amat. Mngkin film The void kemarin cock buat memabokin dia...

    Apalagi kandaku si son....sudah cukup icha'....kasihanilah dia...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Akhirnya gw udah nonton film 500 days of summer cha'!!! Walaupun sudah sekian purnama blum engkau blas2 komentarku...Hiks...

      Filmnya keren dan sedih bnget!!!! Oiya, lagu soudntrack nya juga pas mndominasi tiap2 adegan...
      Emang ada juga ya prempuan kyak summer...tpi mnurut ku sih Summer itu gk jahat. Dia cuman trauma masa lalu oleh hbungan kdua orang tuanya...

      Overall, abis nnton filmnya, gw serasa kyak Tom Hanks...Dia mntan arsitek yg dikhianatin..dn mngkin gw akan mnuju ke alur cerita yg sama kyak dia...

      Hapus
  11. Kakak Dibah seringkali dibicarakan di mana pun ya. Di sana. entah berantah, dia juga digosipin sama blogger lain. Kalo ada yang tau, silakan reply komen ini ya. :))

    Yang You Are The Apple of My Eye, keinget obrolan sama temen. Dia bilang, "Gue cemen nonton film gituan." Lah gua belum nonton film itu. :( Jadi, sekali lagi, dari keempat film di atas, belum ada yang pernah saya tonton. Huft.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terus aja gosipin, biar dosa gue berguguran. :(

      Hapus
  12. dari seluruh film yang ada di atas, baru 500 days of summer doang yang pernah ditonton, yg lain belom..

    Mau komentar pun jadinya susah :l

    BalasHapus
  13. aku suka semua filmnya, terutama 500 days of summer dan you are the apple of my eye karena paling nyesek :))

    btw, salam kenal ya nichaa :D

    BalasHapus
  14. Sial, lagi-lagi terpampang nama dan kisah Son Agia di blog member WWF. Untuk ketiga kalinya. Haha Tina Toon dan Abang Jenggot berkolaborasi.

    Oiya, kenapa ya, kok banyak banget cowok yang memfavoritkan film 500 days of summer. Khususnya mereka yang ngerasa pernah disakiti cewek.

    Padahal mah banyak banget lho film yang memperlihatkan kesedihan cowok. Eh, tapi jawabannya simple sih: ini tentang PHP. Tema-nya seger.

    Saya pribadi sih, biasa aja ama film ini. Dari segi plot, akting, gak terlalu berkesan. Hanya OST-nya saja yang bener2 fantastis menurutku.

    You're the Apple of My Eye keren. Salah satu film asia favorit saya.

    BalasHapus
  15. Baru nonton dua aja kalo gue nih. Ehehe. Duh, jadi kangen adegan Ko-Teng menangis karena cinta. Kapan ya gue terakhir kali nangis karena cinta? :))

    Gue baru inget ada makhluk bernama Niki. Lama gak main ke blog gue tuh dia, gue sampe lupa. Ahaha.

    BalasHapus
  16. Gue udah nonton semua, su=i summer emang eek sih, tapi lebih eek lagi film yang bahas orang ketiga bisa jadi pemenang, kalo kata anak sekarang PHO, kita yang berjuang mati-matian eh PHO yang dapat jatah, kan bangsat,

    Contohnya What If sama In Your Eyes tuh, itu film jahat, pokoknya film yang pro ke orang ke tiga, it means PHO pokoknya jahat, aku benci, ingin memaki, tapi siapa aku ini?

    BalasHapus
  17. Itu film the apple of my eye keren banget wkwk, ngakak :D , ada season 2 gak ya :D

    BalasHapus
  18. DASAR HARIS MENYE-MENYE!

    KITA SAMA RIS!

    BalasHapus
  19. Wkwkwk Aku taunya You're The Apple Of My Eye doang nih. Tiga kali nonton, tiga kali nangis juga. Kita sama-samaaa menye bang Har wkwk :D

    BalasHapus
  20. Azheimer cuma ke mantan aja bisa gak sih? Haha

    BalasHapus
  21. Dear John sama The Notebook aku belom nontooonnn. Segera nonton aah.

    You are the apple of my eye! Aku sukaaaaa! :")

    Toooss dulu cha buat cowok bad boy yg baik sama cewek yg disayang. Haha. Cerita cowok begitu beberapa kali ku baca di wattpad. Dan kesemsem :D

    BalasHapus
  22. yg apple gue udah nonton tuh... banyak pelajarannya, bikin baper. ada yg ereksi terus, ada yg so dewasa, ada yg so keren, ada yg bego-bego amat.. dan meski endingnya sicewe nikah ama yg lain, tapi disitu si cowo bisa nerima, yaudah si..

    ngomong2 tiap kali baca blog ica, bawaanya pikiran aku kok mesum mulu yah?

    ok pertanyaan bagus.

    BalasHapus
  23. Bagian yang You are Apple nya dikit banget yang diselipin, padahal aku yang udah nonton dari ke-4 itu baru itu sama Days of Summer. :(

    Karna udah nonton AADC, kayaknya aku gak berkewajiban buat nonton The Notebook deh.

    Oh jadi Niki sekarang cinlokan sama Adibah yaa. Hmmmm Good News. :) :D

    BalasHapus
  24. Lama-lama gua khawatir blog lu dicekel menkominfo deh cha... diksi bokepnya itu lho... :D

    Anyway, dari dulu penasaran bgt sama The Notebook, dulu sempet diajak nonton bareng sama pacar tapi gak jadi2 sampe sekarang, sampe dia udah pacaran sama orang lain. Huhuhuhu...

    #komencurhat

    BalasHapus
  25. dari 4 film di atas, aku pernah nonton 3 (kecuali dear john).
    Rasanya yang paling ngena emang The Notebook!
    ngebayangin aja gimana suami kok sabar banget ngadepin isterinya yang bahkan udah lupa sama dirinya sendiri.
    Harus cari cowo yang benar-benar saya... kalau udah gini harus rajin minta sama yang di Atas >.<

    Shen Cia-Yi sama Ko Chin Teng sebenarnya hubungan yang bikin aku nangis....
    sebel karena akhirnya kayak gitu...
    tapi salut sih sama kerelaannya chin teng pas lihat Cia-Yi nikah sama orang lain.. hmmm..


    aku kok suka ya dialogmu sama Bang Haris hahaha.
    nyambungnya bisa kemana-mana!
    Jangan-jangan bang Haris jodohmu cha yang akan menerimamu seperti kisah Allie *eh :P

    BalasHapus
  26. Yang belom pernah aku tonton cuma Dear John aja.. Donlot ahhh.. :D

    BalasHapus
  27. judulnya bikin horny, euyyyy. Dari keempat film itu gue baru nonton yang You Are The Apple of My Eye. Sisanya belum. btw, penasaran nih sama (500) Days of Summer n the nootbook.

    BalasHapus
  28. "Orangtua mungkin bisa nyaranin, tapi kita yang ngejalanin." Super sekali bang haris :D

    BalasHapus
  29. Dibah sama nikinya mana nih?

    duh salfok.

    BalasHapus
  30. Yg limaratus harinya si Summer sik aku sukak. Yg laen belom ada nonton, Cha. :(

    Btw komen ku ke mana ya. Perasaan uda ngetik deh..

    BalasHapus
  31. aku nga mudeng isi ostingan ini apa huhu
    judul gangbang aja aku nga mudeng huhu
    terus yang komen banya nga mudeng juga huhu

    aku penuh huhu

    BalasHapus
  32. Baru 500 Days of Summer dan You're The Apple of My Eye yang pernah gue tonton. Tapi sih kisah Tom sama Summer gak sampe habis gue tonton. Kalo kisah Ko-Teng sama Shen Cia Yi, bener-bener membuat gue sbener bener baper di ending film. Uh gak bisa berkata banyak lagi :')

    BalasHapus
  33. Postingannya selalu keren.
    coba berkunjung ke tempat saya. semoga ada yang suka.
    https://goo.gl/IMMiFb
    thanks.

    BalasHapus
  34. Belum nonton Dear John. Kira-kira sedih mana dibanding A Walk to Remember sama The Notebook? Soalnya tipikal film yang diangkat dari novelnya Nicholas Sparks kan menye-menye semua, ya. Huhu.

    BalasHapus
  35. wah Haris juga baca novel Orizuka yang judulnya apa ya itu, School Paradise ya? hhe lupa

    BalasHapus